- Advertisement -
Advertising
Beranda DALIL Diperiksa KPK 8 Jam, Begini Kata Gubernur Jambi

Diperiksa KPK 8 Jam, Begini Kata Gubernur Jambi

JAKARTA – Gubernur Jambi Zumi Zola diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dengan suap pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Jambi, Jumat, 5 Januari 2018. Zumi dipanggil sebagai saksi untuk tersangka yang juga anak buahnya, Asisten Daerah Bidang III Pemerintah Provinsi Jambi Saipudin.

Setelah sekitar delapan jam diperiksa, Zumi keluar dari gedung KPK pada pukul 18.14 WIB. Mengenakan baju batik lengan panjang warna hijau tua dengan motif batik berwarna merah, Zumi Zola mengatakan telah menjawab semua pertanyaan penyidik KPK.

Baca juga: Ini Daftar Kepala Daerah yang Ditangkap KPK

“Untuk detailnya silakan tanya penyidik,” kata Zumi menjawab pertanyaan wartawan di pintu keluar gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Terkait dengan pernyataan kuasa hukum tersangka lain, yakni pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Erwan Malik, tentang adanya perintah dari Zumi Zola untuk menyerahkan sejumlah uang kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Zumi Zola membantah. Selaku pimpinan, dia mengatakan hanya memberi perintah kepada anggotanya untuk menjalankan tugas sesuai prosedur.

“Sebagai atasan ya memberikan perintahnya untuk menjalankan tugas sesuai prosedur yang berlaku, tidak menyalahi aturan,” katanya.

Kasus suap RAPBD Jambi terungkap saat KPK menggelar operasi tangkap tangan (OTT) pada 28 November 2017 di Jambi dan Jakarta. Dalam operasi itu, KPK mengamankan 16 orang dan total uang sekitar Rp 4,7 miliar.

Pada 29 November 2017, KPK menetapkan empat tersangka, di antaranya anak buah Zumi Zola, Saipudin dan Erwan Malik. Suap diduga diberikan sebagai uang ketok atau uang pelicin agar anggota DPRD memuluskan proses pengesahan APBD senilai Rp 4,5 triliun, yang resmi disahkan pada 27 November 2017.

Baca Juga :  Hati-hati Berkicau di Medsos, Contohnya Ahmad Dhani Jadi Tersangka

 

TEMPO.CO | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here