- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Disdukcapil Bogor : Blanko E-KTP Sudah Tersedia

Disdukcapil Bogor : Blanko E-KTP Sudah Tersedia

BOGOR – Permohonan Pencetakan Elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP) terutama bagi warga yang telah melakukan perekaman pada  Desember 2016 ke belakang, sudah bisa dilakukan di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor.

Untuk mendapatkan E-KTP, warga cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK), Surat Keterangan (Suket) dan mencantumkan nomor handphone. Petugas Disdukcapil akan memberitahu warga yang E-KTP sudah tercetak melalui sistem Short Message Service (SMS) Gateway.

“Kami tidak menjanjikan hari, tapi menjanjikan jadi,” ujar Kepala Disdukcapil Kota Bogor Dody Ahdiat seperti dilansir wiisiinews.com, Selasa 24 Oktober 2017.

Ia menjelaskan, alasan Disdukcapil tidak menjanjikan hari sebab terkadang tidak tepat. Bisa saja servernya sedang bermasalah atau blangko tidak ada. Sementara jika menjanjikan jadi itu berdasarkan by system. Ketika E-KTP dicetak, sistem SMS Gateway yang sudah terkoneksi dengan sistem pencetakan E-KTP akan langsung me-reply ke nomor handphone bersangkutan.

“Isi sms-nya menyatakan sudah jadi dan dipersilahkan untuk diambil. Jadi pencetakan ini gratis alias tidak dipungut biaya,” sebutnya.

Dody menegaskan, jika ada petugas Disdukcapil yang meminta uang untuk mencetak E-KTP segera laporkan kepadanya. Ia akan langsung menindak sesuai aturan PNS, sebab dirinya sudah memperingatkan bagian loket pelayanan tidak ada pungutan sama sekali. Namun, bila dilakukan oleh pihak luar semisal biro jasa, calo atau lainnya maka itu diluar kendali Disdukcapil.

“Beda lagi kalau memang ada denda administrasi karena ada di Perda-nya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, pencetakan E-KTP sudah berlangsung sejak April setelah blanko tersedia. Terhitung Senin (23/10) kemarin, pendaftaran pemohon pencetakan E-KTP tidak lagi dibatasi. Sebelumnya terbatas hanya 400 ribu sehari.

Prosedur pencetakan KTP berdasarkan permohonan ini juga dilakukan karena khawatir ada perubahan data sekaligus untuk mengupdate data yang bersangkutan. Sehingga data KTP yang tercetak betul-betul akurat.

Baca Juga :  DDII Kota Bogor Lantik Kepengurusan Baru

“Jadi ketika permohonan masuk kita verifikasi agar kalau ada double data karena pernah rekam ditempat lain bisa diperbaiki juga,” katanya.

Dia menambahkan, bagi warga yang melakukan perekaman di tahun 2017 belum bisa melakukan pencetakan KTP. Hal itu dikarenakan setelah rekam, data terlebih dahulu dikirim ke pusat untuk penunggalan data.

Baca Juga :  Besok, Sandiaga Uno Blusukan ke Pasar Anyar Kota Bogor

Lamanya proses penunggalan data sendiri, masih kata Dody, tergantung server dari pusat dan antrian mengingat data yang masuk dari seluruh Indonesia. “Kalau sudah di approve pusat datanya dikirim balik dengan status siap cetak”.

 

HARIS ALBASITH | AS

 

 Baca juga : www.wiisiinews.com

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here