- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Dua Mucikari Di Kawasan Puncak Diringkus

Dua Mucikari Di Kawasan Puncak Diringkus

Bogor – Dua orang mucikari yang melakukan prostitusi berkedok penawaran vila di sepanjang jalur Puncak Bogor, akhirnya diringkus Satuan Reserse Kriminal Polres Bogor, Jawa Barat. Diduga, operasi mereka dilakukan sudah cukup lama.

Kepada media, Kapolres Bogor AKBP, Harun mengatakan, bahwa kasus prostitusi tersebut, terungkap setelah polisi mendapatkan laporan dari masyarakat di sebuah villa yang ada di Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor.

Dua orang itu masing-masing adalah No alias Vina (35) dan LS alias Lilis (33) sebagai penyediaan jasa PSK yang biasa disebut dengan muncikari (germo) yang mengantar para wanita ke vila-vila sesuai permintaan tamu untuk menjualnya di wilayah Puncak dengan tujuan exploitasi seksual,” jelas Harun, Jumat (22/1/2021).

Dalam pengungkapannya, diawali dari No yang mendapat pesanan sebanyak empat pekerja seks komersial (PSK) dari LS selaku karyawan vila. Diketahui ke empat korban yang dipesan itu berinisial LL (17), SH (24), R (20), IM (21) yang dihargai dengan tarif Rp. 500.000 per orang nya dengan sistem short time (sekitar 1 jam).

Sesuai identitas para korban tersebut diketahui, 2 diantaranya berasal dari Bogor dan 2 orang lainnya dari Cianjur. Setelah mendapat pesanan, LS mengirimkan ke empat korban tersebut ke lokasi untuk melayani tamu nya, sementara uang pesanan dari para tamu itu, diserahkan oleh LS kepada NO.

Kedua mucikari tersebut, mendapat bagian yakni sebesar Rp 100.000 dari setiap korban. “Para mucikari itu, masing-masing mendapat keuntungan sebesar Rp 100.000 dari setiap orang korbannya. Total yang diterima korban, jadi para korban hanya menerima Rp 300.000,” ujar Kapolres Cibinong.

Dari tempat kejadian perkara (TKP), petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa uang Rp 2 juta, kemudian 2 unit telephon seluler dan 4 bungkus kondom berbagai jenis merk. Berdasarkan pengakuan tersangka, operasi tersebut telah dilakukan dua mucikari itu, selama setahun atau sejak awal pandemi virus Covid-19.

Baca Juga :  Ridwan Kamil : Bima Harus Jalani Tes Kesehatan di Bandung

Atas perbuatan itu, kedua nya dijerat Pasal 2 UU Trafficking Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan atau Pasal 296 KUHP Jo Pasal 506 KUHP, dengan ancaman penjara minimal hukuman 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara,” jelas Kapolres Harun.

Baca Juga :  Ibu PKK Cantik Ini Ajak Daur Ulang Sampah

Tim PolBo / Jacky W.

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here