- Advertisement -
Advertising
Beranda DALIL Dua Perampok Tewas Di Dor 4 Lainnya Di Bui

Dua Perampok Tewas Di Dor 4 Lainnya Di Bui

Depok  –  Kawanan perampok sadis yang menamakan kelompoknya Geng Teras, berhasil di ringkus jajaran Kepolisian Metro Depok. Dua orang diantaranya terpaksa harus di tembak mati karena melawan, sedangkan empat lainnya ditembak kakinya dan di masukan ke penjara. Peralatan aksinya berupa senjata tajam dan air soft gun serta berbagai hasil jarahan berhasil disita untuk dijadikan barang bukti.

Dalam keterangannya kepada wartawan, Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah menjelaskan, bahwa kawanan ini merupakan kelompok sadis yang sering memakan korbannya dengan kekerasan. “Makanya kita melakukan tindakan tegas dan terukur kepada mereka,” ujarnya

Dari hasil penyelidikan terungkap, kawanan banditi sadis inilah yang menewaskan seorang pedagang di kawasan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Depok, Jawa Barat. Kelompok beringas ini melakukan aksinya secara acak dengan sasarannya adalah motor, rumah kosong, melakukan penjambretan dan perampokan.

Enam orang  yang diringkus masing-masing, JAR (17 tahun), M. Gilang Aryansyah Matondang alias Aswo (22 tahun), M. Yansen Helfitra alias Bala (18 tahun) dan Rian Pratama alias Joker (22 tahun). Aswo, Bala dan Joker ditembak pada bagian kaki. Sedangkan dua pelaku lainnya, Arul dan Ala tewas di lokasi karena melawan petugas.

Salah satu korbannya adalah Fauzan, seorang pedagang, di kawasan Cimanggis, Depok. Ia dibunuh pada Rabu, 1 April 2020, sekira pukul 04.00 WIB, subuh. Pria 33 tahun itu tewas dengan sejumlah luka bacok karena berupaya mempertahankan barangnya yang akan dirampas para bandit ini.

Dalam pengungkapan, ternyata kelompok itu juga berhasil melancarkan aksinya di sejumlah lokasi berbeda di hari yang bersamaan. Masibng-masing yakni pada Selasa, 31 Maret 2020, sekira pukul 23.45 WIB, mereka melancarkan aksinya di kawasan Jalan Putri Tunggal, Harjamukti, Cimanggis. Di tempat itu mereka melakukan pemerasan dan ancaman terhadap Nasri, seorang pedagang jamu.

Baca Juga :  Terbukti Negatif Narkoba Ririn Minta Maaf

Para pelaku datang menggunakan motor saling berboncengan dan langsung menodongkan senjata api kemudian barang-barang milik korban diambil di antaranya satu sepeda motor merk Yamaha , HP Samsung A10, satu unit HP merek OPPO, kemudian para pelaku melarikan diri.

Tak puas dengan hasil itu, sekitar 100 meter dari situ, mereka melakukan lagi pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan seorang pedagang klontong, Fauzan, meninggal dunia. Korban dibacok di bagian dada dan tangan lalu para pelaku mengambil barang berupa perhiasan gelang dan kalung, kemudian uang Rp2 juta, HP Android warna hitam.

Usai beristirahat sejenak, beberapa jam kemudian, para pelaku menyasar Singgih, seorang pedagang tahu Sumedang. Peristiwa itu terjadi tak jauh dari lokasi Fauzan dibunuh, yakni masih di kawasan Harjamukti, Depok. Berbeda dengan Fauzan, nyawa Singgih selamat meski para pelaku telah menusuk tubuhnya dengan pisau.

Baca Juga :  Miris, Limbah Medis Dibuang di Area Permukiman Warga 

Lebih lanjut, dikatakan Kapolres Depok, dengan adanya kejadian ini pihaknya langsung terjun dan membentuk tim khusus, bersyukur hanya dalam hitungan satu kali 24 jam para pelaku akhirnya berhasil diringkus.

“Rekan-rekan Reserse Polres Metro Depok berhasil mengungkap para pelaku ini yang mengaku beranggotakan 9 orang dari Bekasi. Enam di antaranya sudah kami bekuk dan sisanya dalam pengejaran,” ujarnya.

Akibat perbuatan kawana sadis ini, mereka diancam dengan jeratan Pasal 365 KUHP junto Pasal 338, junto Pasal 351 ayat 3, dengan ancaman 20 tahun penjara hingga seumur hidup. Kasusnya masih ditangani jajaran Polres Metro Depok.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

200 Ribu PJUTS Akan Terangi Pelosok Desa di 18 Provinsi 

BOGOR -  Seiring adanya program nawacita pemerintah guna meningkatkan eletrifikasi masyarakat melalui penerangan jalan yang ada di pelosok desa, PT Diaz Biro Persada (DBP)...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

200 Ribu PJUTS Akan Terangi Pelosok Desa di 18 Provinsi 

BOGOR -  Seiring adanya program nawacita pemerintah guna meningkatkan eletrifikasi masyarakat melalui penerangan jalan yang ada di pelosok desa, PT Diaz Biro Persada (DBP)...

Orasi Kades Klapanunggal Digugat

KLAPANUNGGAL - Kasus yang menyeret Kepala Desa (kades) Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor terus bergulir. Kasus yang bermula ketika pra pemilihan calon kades (cakades) ini...

Masih Ada Cafe di Bogor Yang Langgar PPKM

BOGOR - Ditengah aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, masih ada saja sejumlah cafe yang tak mengindahkan aturan...

Tingkatkan Pelayanan BPN Bangun Kantor di Cileungsi

Cileungsi -    Guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) membangun Kantor Pelayanan Perwakilan BPN di Jalan Alternatif Cibubur – Cileungsi, Kecamatan Cileungsi,...

Satu Desa Satu Milyar Resmi Digulirkan Bupati

Bogor  -   Janji politik Joko Widodo saat kampanye pencalonan presiden, yakni akan memberikan program Satu Desa Satu Milyar rupiah (Samisade) , akhirnya resmi digulirkan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here