- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Ganjil Genap Berhasil Tapi Okupansi Hotel Anjlok

Ganjil Genap Berhasil Tapi Okupansi Hotel Anjlok

BOGOR  – Kebijakan pemberlakuan aturan Ganjil Genap akhir pekan terhadap roda dua dan roda empat di Kota Bogor disimpulkan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang disampaikan Wali Kota Bogor Bima Arya, berhasil. Namun, disisi lain justru program tersebut menurunkan okupansi hotel dan restaurant hingga 50 persen.

Hal tersebut terkuak pada saat sejumlah pengusaha dan pengelola hotel yang tergabung dalam Persatuan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Kota Bogor, menyambangi sekretariat PWI Kota Bogor, di Jalan Kesehatan No.4 Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa 16 Februari 202. Selain bersilaturahmi, mereka datang untuk berbagi kasih sayang dengan para insan pers.

Kedatangan jajaran PHRI Kota Bogor yang diketuai dr. Yuno Abeta Lahay, diterima langsung oleh Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti beserta jajaran pengurus dan anggota PWI. Pertemuan berlangsung, penuh keakraban seperti teman lama, yang dulu terpisah tapi kini bersua kembali.

“Kebetulan hari jadi PWI dan PHRI itu sama, yakni setiap tanggal 9 Februari, hanya saja umurnya yang berbeda, kalau PWI ke 75, sedangkan PHRI ke 52. Dan dalam kesempatan ini, kami ingin memberikan tanda kasih sayang. Mudah mudahan bingkisan ini dapat bermanfaat bagi teman-teman wartawan,” tuturnya.

Menurutnya, PHRI sudah saatnya berkolaborasi dengan PWI, terlebih lagi di saat pandemi Covid-19, yang betul-betul memukul dunia usaha termasuk para pihak pengusaha PHRI.

“Saya mengajak anggota bisa lebih dekat lagi, karena kadang ada inisiatif atau kreatifitas kami, ingin bisa tersosialisasikan secara luas melalui teman-teman media. Apalagi dalam setahun ini merupakan tahun yang berat bagi kami dalam menghadapi pandemi Covid, tetapi kita tetap harus kuat dan kreatif,” katanya.

Sementara Ketua PWI Kota Bogor Aritha Utama Surbakti menyampaikan kunjungan pengurus PHRI itu, merupakan suatu kehormatan bagi PWI. Diharapkan, momentum pertemuan ini dapat menguatkan kemitraan yang sudah terjalin sejak 2016.

Baca Juga :  Guru Honorer Jengkel Sama Bima Arya, Kenapa ? Ini Alasannya

“PHRI saat itu banyak berkontribusi pada kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PWI Peduli Kemanusiaan atau PEKA. Dengan bersilaturahminya PHRI ini mudah-mudahan sinergitas diantara kita, terus terbangun,” ujarnya.

“Saya kira ini harus terus dibangun termasuk dengan organ-organ lain, yang tentunya sinergitas itu penting untuk meningkatkan kualitas kerja jurnalistik juga mendorong bisnis semakin tumbuh terlebih di era pendemi,” tandasnya.

Sementara, saat dimintai komentarnya terkait diberlakukan nya Ganjil Genap di Kota Bogor, Ketua PHRI, dr. Yuno, menjelaskan, mendukung semua upaya pemkot dalam menangani pandemi, demi kepentingan warga masyarakat.

Namun, disisi lain, ternyata dengan pemberlakuan ganjil genap yang sudah dua Minggu itu, imbasnya, berdasar data dari hotel yang tergabung, terdapat angka penurunan okupansi, yang rata-rata mencapai 40-50 %.

Baca Juga :  Saatnya Memperjuangkan Persamaan Hak Hidup dan Layak

“Ya, walaupun pahit, tapi kami tetap harus beroperasi dan eksis. Dengan penurunan okupansi sekitar 40-50%, bahkan kami sepakat untuk memberikan diskon hingga 50% dari tarif yang biasa diberlakukan,” ungkap Yuno.

Hal kesepakatan itu, di amini oleh Eka Gartika, General Manager Asana Grand Pangrango Hotel. “Mau gimana lagi, disatu sisi kami harus mendukung program tersebut, tapi disisi lain, kami juga harus menjalani core bussines kami dalam pemberian jasa perhotelan,” ungkap Eka.

Tim PolBo / Jacky. W

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here