- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Gatot : Tugas Aparat Melindungi Masyarakat Bukan Sebaliknya

Gatot : Tugas Aparat Melindungi Masyarakat Bukan Sebaliknya

Bogor  –   Semua bentuk kekerasan dan brutal yang dilakukan aparat kepada buruh, mahasiswa, pelajar dan emak-emak, pada aksi yang dilakukan mereka yang menolak disahkan nya Uandang Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, beberapa hari lalu, dikecam keras Gatot Nurmantyo. Untuk itu, mantan Panglima TNI itu, melalui posko Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan membuka posko dan memberi bantuan hukum.

Gatot menekankan bahwa tugas aparat keamanan semestinya melindungi dan mengayomi masyarakat ketika sedang menyampaikan aspirasinya. Bukan sebaliknya, justru mereka melarang kegiatan masyarakat. Sebab, aparat keamanan menerima gaji dan tunjangan lainnya yang uangnya berasal dari masyarakat.

“KAMI mengutuk semua tindakan kekerasan dan brutal yang dilakukan oleh aparat kepada buruh, mahasiswa, pelajar dan emak-emak yang sedang memperjuangkan hak konstitusionalnya,” ungkap Gatot.

Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Gatot Nurmantyo menyatakan pihaknya membuka posko advokasi untuk memberikan pendampingan hukum bagi para demonstran yang mengalami kekerasan aparat imbas demonstrasi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja yang digelar di beberapa daerah, selama tiga hari sejak Selasa 6 Oktober 2020, lalu..

Dalam keterangan resminya kepada wartawan CNN, Jumat 9 Oktober 2020, menurut Gatot, “KAMI membuka Posko Advokasi dan Posko Pengaduan yang siap untuk mendampingi dan memberikan bantuan hukum kepada korban kekerasan dalam unjuk rasa menolak UU Omnibus Law,” katanya.

Gatot menyatakan, aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja merupakan konsekuensi keputusan DPR dan Presiden, yang tidak memperhatikan aspirasi buruh dan berbagai elemen masyarakat lainnya.

Untuk itu, dia meminta Presiden Joko Widodo membuka ruang dialog seluas-luasnya dan tak menghindar dari polemik tersebut. “Tapi, ini pemerintah dan DPR RI justeru tetap memaksakan untuk memutuskan dan mengesahkan RUU Omnibus Law,” lanjutnya.

Baca Juga :  KPU Umumkan Caleg Eks Koruptor, Yusfitriadi : Sangat Berani

Diketahui, ada sekitar 1.192 orang yang ditangkap polisi terkait aksi demo yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja Kerja di wilayah Jakarta. Polisi melabel mereka sebagai anarko. Total penangkapan tersebut merupakan hasil razia yang dilakukan oleh kepolisian sejak meletusnya aksi demo pada Selasa 6 Oktober hingga Kamis 8 Oktober 2020, lalu.

Tak hanya massa aksi saja, ternyata beberapa jurnalis yang bertugas meliput aksi demonstrasi itu, turut jadi korban kekerasan oleh aparat. Dua jurnalis CNNIndonesia.com masing-masing Thohirin dam Farid Miftah, mengalami kekerasan fisik dan intimidasi saat meliput aksi di Jakarta dan Surabaya. Selain itu, jurnalis Merahputih.com, Ponco Sulaksono, juga diamankan saat meliput demonstrasi di sekitar Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.

Baca Juga :  Hampir Pasti Asyik Pemenang Pilgub Jabar 2018

Terpisah Presiden Jokowi, justeru telah memerintahkan Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis, untuk menindak tegas para pelaku pidana yang turun saat melakukan aksi penolakan UU Omnibus Law. Menurut Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden, Donny Gahral Adian, hal tersebut disampaikan presiden Jokowi saat menggelar rapat internal secara virtual membahas UU Cipta Kerja dari Istana Kepresidenan Bogor, Jumat 9 Oktober 2020.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here