- Advertisement -
Advertising
Beranda PARLEMENTARIA Heri Cahyono Lebih Setuju Dewi Basmala Dipertahankan sebagai Dirut RSUD Kota Bogor

Heri Cahyono Lebih Setuju Dewi Basmala Dipertahankan sebagai Dirut RSUD Kota Bogor

BOGOR – Wakil Ketua DPRD, Heri Cahyono menilai, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor, Dewi Basmala untuk tetap dipertahankan sebagai orang nomor satu di rumah sakit milik Pemerintah Kota Bogor.

“Saya lebih setuju jika jabatan direktur yang sekarang diperpanjang karena Bu Dewi punya visi dan misi yang jelas dan kita berikan kesempatan untuk mewujudkan impiannya merawat pasien kanker,” kata Heri.

Heri menilai, Dewi dinilai telah berhasil melakukan banyak terobosan pengembangan rumah sakit, sehingga kondisi RSUD Kota Bogor sangat sehat. “Dewi masih bisa menjabat sebagai direktur karena dari segi kompetensi dan kapasitas sudah teruji,” tegas Heri Cahoyono.

Adapun terkait dengan Laporan Kinerja Pertanggung Jawaban Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) Wali Kota Bogor 2014 – 2019, DPRD menyoroti urusan wajib pelayanan dasar di RSUD Kota Bogor. DPRD Kota Bogor memberikan catatan penting yang harus menjadi bahan evaluasi bagi Wali Kota 2019 – 2024 terpilih, yakni Bima Arya Sugiarto.

Ketua Pansus AMJ Walikota 2014-2019, Yus Ruswandi mengatakan, pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin di RSUD hingga masa jabatan Bima – Usmar berakhir belum mencapai 100 persen.  Padahal kata Politisi Golkar itu, dalam perda diamanatkan agar pada 2018 pelayanannya mencapai 100 persen.

Yus menyebut, berdasarkan analisa DPRD, hingga akhir masa jabatan Bima Arya, pelayanan RSUD baru mencapai 68 persen.  Artinya capaian tersebut tidak memenuhi target. “Penyebabnya, karena gagal lelangnya pembangunan 500 ruang rawat inap pada 2017 lalu senilai Rp75 miliar,” kata Yus, Senin (8/4).

Dirinya menegaskan, seharusnya RSUD dapat mencapai pelayanan 100 persen di akhir masa jabatan Bima – Usmar, sebab RSUD adalah rumah sakit yang dikelola pemerintah, berbeda dengan swasta.

Baca Juga :  Lania Sari Tangkis Tuduhan Kampanye di Realisasi Pokir Anggota DPRD

Ia menuturkan, kalau swasta minimal memgakomodir 25 persen dari jumlah kamar. Tapi kalau RSUD tidak seperti itu. Sebab, di dalamnya ada tanggung jawab pemerintah. Untuk itu Yus menegaskan, Wali Kota periode selanjutnya harus dapat menilai mengapa hal yang sudah termaktub dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tak terealisasi.

Baca Juga :  Kuras Duit APBD, Bubarkan Saja BUMD Kabupaten Bogor!

“Persoalan ini harus dikaji dan dievaluasi kembali terkait manajemen yang ada di RSUD, sehingga program yang sudah ada dapat terlaksana,” tegas Yus.

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

200 Ribu PJUTS Akan Terangi Pelosok Desa di 18 Provinsi 

BOGOR -  Seiring adanya program nawacita pemerintah guna meningkatkan eletrifikasi masyarakat melalui penerangan jalan yang ada di pelosok desa, PT Diaz Biro Persada (DBP)...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

200 Ribu PJUTS Akan Terangi Pelosok Desa di 18 Provinsi 

BOGOR -  Seiring adanya program nawacita pemerintah guna meningkatkan eletrifikasi masyarakat melalui penerangan jalan yang ada di pelosok desa, PT Diaz Biro Persada (DBP)...

Orasi Kades Klapanunggal Digugat

KLAPANUNGGAL - Kasus yang menyeret Kepala Desa (kades) Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor terus bergulir. Kasus yang bermula ketika pra pemilihan calon kades (cakades) ini...

Masih Ada Cafe di Bogor Yang Langgar PPKM

BOGOR - Ditengah aturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, masih ada saja sejumlah cafe yang tak mengindahkan aturan...

Tingkatkan Pelayanan BPN Bangun Kantor di Cileungsi

Cileungsi -    Guna meningkatkan layanan kepada masyarakat, Badan Pertanahan Nasional (BPN) membangun Kantor Pelayanan Perwakilan BPN di Jalan Alternatif Cibubur – Cileungsi, Kecamatan Cileungsi,...

Satu Desa Satu Milyar Resmi Digulirkan Bupati

Bogor  -   Janji politik Joko Widodo saat kampanye pencalonan presiden, yakni akan memberikan program Satu Desa Satu Milyar rupiah (Samisade) , akhirnya resmi digulirkan...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here