- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Horee, Kredit Kendaraan dan Rumah Tanpa Uang Muka

Horee, Kredit Kendaraan dan Rumah Tanpa Uang Muka

Jakarta  –   Guna mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dan property, Bank Indonesia (BI) akhirnya meluncurkan kebijakan pelonggaran Uang Muka Kredit. Pelonggaran tersebut, disampaikan langsung oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, yang dikemas dalam paket kebijakan Komite Stabilitas System Keuangan (KSSK).

Dalam pelonggaran tersebut, disebutkan bahwa Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor, menjadi paling sedikit nol persen untuk semua jenis kendaraan bermotor baru.

Dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur Februari 2021, Kamis (18/2) Perry menjelaskan “Pelonggaran tersebut dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dan properti dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko,” katanya.

Sementara pelonggaran untuk properti dalam rasio Loan to Value (LTV) untuk bank konvensional atau Financing to Value (FTV) untuk bank syariah menjadi paling tinggi 100 persen. Berlaku untuk semua jenis properti mulai dari rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan.

Kebijakan tersebut dapat diadopsi bank yang memenuhi kriteria rasio kredit bermasalah tertentu. BI juga menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden demi mendorong pertumbuhan kredit properti. Kelonggaran-kelonggaran tersebut efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Untuk memenuhi asas kehati-hatian, bank yang dapat melonggarkan uang muka dan LTV/FTV adalah bank dengan rasio kredit bermasalah di bawah lima persen. Sementara bank dengan NPF atau NPL di atas lima persen mendapat kelonggaran namun tidak mencapai maksimal.

“Kecuali untuk nasabah dengan pembelian rumah pertama untuk rumah tapak dan rumah susun itu boleh maksimal,” katanya. Diharapkan kebijakan tersebut bisa meningkatkan tingkat pertumbuhan kredit dan pembiayaan tahun ini. Meski BI merevisi proyeksi pertumbuhan kredit dari 7 persen – 9 persen jadi 5 persen – 7 persen pada 2021.

Baca Juga :  Raffi dan Agnes Mo Masuk Bursa Cagub DKI

Tim PolBo / Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here