- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Ini Klarifikasi PD PPJ Soal Isu Kerugian Perusahaan

Ini Klarifikasi PD PPJ Soal Isu Kerugian Perusahaan

Politikabogor.com – Menyikapi isu yang berkembang terkait PD Pasar Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor yang merugi, dana respresentatif, dan penggunaan  Penyertaan Modal Pemerintah (PMP), serta kenaikan tarif 100 persen. Melalui liris yang diterima wiisiinews.com pada Rabu (16/8/2017) PD PPJ menyatakan :

1.Sejak tahun 2015 tidak ada kenaikan tarif, apalagi kenaikan 100 persen,  yang ada adalah penyesuaian tarif,  karena tarif tahun 2015 belum tercapai maksimal dengan pemberlakukan dengan  memberikan keringanan bertahap sampai tahun 2018 untuk mencapai target tarif yang di tetapkan. Jadi tidak ada kenaikan 100 persen.

2.Dana Representatif merupakan anggaran yang sudah di atur dalam perda 4 tahun 2009, dan perwali 73 tahun 2012 jo Perwali 82 tahun 2015 tentang petunjuk pelaksanaan pedirian PD pasar pakuan Jaya. Kegunaan dana representatif merupakan anggaran perusahaan yang besarnya sesuai kemampuan perusahaan dan pertanggungjawabannya selalu di sampaikan pada setiap tahun setelah di lakukan audit regular akuntan publik yang dilaporkan ke wali kota Bogor melalui Badan Pengawas.

3.Sejak tahun 2012, PD PPJ tidak lagi menerima dana tambahan penyertaan modal pemerintah yang berbentuk uang maupun barang, namun dana PMP sudah teralokasikan  secara bertahap selama lima tahun, Justru PMP PD Pasar Pakuan Jaya di kurangi asset nya di karenakan pasar taman anggrek (pejagalan) di kembalikan menjadi asset pemerintah kota Bogor untuk pembangunan Gedung DPRD kota Bogor sesuai dengan Perda 8 tahun 2015 tentang Penyertaan Modal Pemerintah PD Pasar Pakuan Jaya.  Penggunaaan dana tersebut hanya di peruntukan bagi revitalisasi pembangunan pasar, dan pengadaan gedung kantor. Di antaranya penggunaan PMP untuk revitalisasi Pasar Bogor yang sudah di laksanakan.
Jadi tidak pernah di gunakan untuk Gaji Pegawai.

Baca Juga :  Achmad Irfani Pimpin AMPI Kota Bogor

4.Sejak tahun 2013 PD Pasar sudah memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), di tahun 2016, laba perusahaan sebesar 1,32 M. Jadi tidak benar PD Pasar mengalami kerugian.

5.Terkait Pajak PPh 21 selalu di bayarkan sesuai dengan Penghasilan Pegawai.
Tidak ada tunggakan Pajak.

Baca Juga :  Proyek Dibatalkan, Rahmatullah : Adakah Motif Lain ?

Dalam lirisnya juga menyatakan bahwa sikap dan klarifikasi ini disampaikan agar tidak ada fitnah dan penyebaran informasi yang salah yang merugikan PD Pasar Pakuan Jaya. (Haris Albasith)

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here