- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Jadikan Kasus RY Pelajaran Berharga Buat Semua

Jadikan Kasus RY Pelajaran Berharga Buat Semua

Bogor  –  Menyikapi kasus penahanan terhadap mantan bupati Bogor Rachmat Yasin (RY) oleh Komisis Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari lalu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan hal itu harus menjadi pembelajaraan bagi semua pejabat.

Diakui Rudy, baik bagi dirinya yang kini menjabat sebagai pimpinan legislatif, yang pernah jabatan itu pun dahulu dipegang oleh RY pada priode 2004-2009 atau priode sebelum RY menjadi Bupati untuk priode pertama. “Ini pembelajaran penting bagi siapapun, saat diberi amanah jangan pernah sekali-kali menyalahgunakannya,” kata Rudy kepada wartawan di Cibinong, Sabtu 15 Agustus 2020.

Mantan Bupati Bogor Rachmat Yasin Kembali Ditahan KPK

Dikatakan Rudy, proses hukum tindak pidana korupsi atau Tipikor yang menyeret kaka kandung dari Bupati Bogor (Ade Yasin) saat ini, cukup mengagetkan dirinya. Sebab, menurut Rudy, informasi yang diperoleh, penahanan kali kedua RY oleh KPK pada Kamis 13 Agustus kemarin ternyata terusan atau pengembangan dari kasus pertama yang menjerat  RY pada tahun 2014 silam.

Ini artinya, secara tidak langsung dia beranggapan kasus Tipikor RY ini, bisa juga menjerat pelaku atau tersangka lainnya lagi. “Ini kan pengembangan, kalau bukti cukup, tidak menutup kemungkinan pasti akan ada tersangka lainnya,” kata Rudy.

Asumsinya, bisa saja kemungkinan ada tersangka lainnya pada kasus RY yang kini sudah menjadi tahanan KPK di Rumah Tahanan Guntur Propam Polda Jaya itu.

Rudy menyebutkan, pada kasus pertama yang menjerat RY pun ada 3 orang lainnya yang ikut jadi tersangka. Yang salah satunya adalah Aparat Sipil Negara (ASN) dan dua diantaranya adalah swasta.

Sehingga dalam konferensi pers oleh wakil ketua KPK kemarin, terkuak ada alat bukti yang cukup dari gratifikasi penerimaan mobil, tanah dan uang setoran SKPD. “RY kan penerima, pasti kan ada pemberi dan pengumpulnya. Karena dalam kasus gratifikasi tidak hanya penerima, pemberi pun pasti akan di seret juga,” kata Rudy.

Baca Juga :  Sekda Burhanudin : Gapapa Syarifah Calonkan Sekda di Kota Bogor

 

 Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

Baca Juga :  Mobil Kasat Lantas Polres Bogor Kota Tertabrak

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here