- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Jalan Rusak Telan Korban, Bupati Bogor Bakal Digugat

Jalan Rusak Telan Korban, Bupati Bogor Bakal Digugat

Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Universitas Djuanda, Samsul Arifin jadi korban jalan berlubang di Jalan Tegar Beriman, Cibinong | ANDINA RS

CIBINONG-Kecelakaan tunggal yang menimpa Ketua Pengurus Komisariat (PK) PMII Universitas Djuanda, Samsul Arifin, berbuntut panjang. Mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat bakal menggugat Bupati Bogor Nurhayanti dan Dinas Pekerjaan Umum Pemukiman Rakyat. Pemerintah daerah dinilai gagal menyediakan infrastruktur publik yang aman dan nyaman.

“Betul ini musibah. Tapi penyebab utamanya adalah jalan berlubang. Kenapa dibiarkan jalan rusak oleh pemda ? Apalagi kejadian di Ibukota Kabupaten Bogor, Cibinong. Ini memalukan dan membuat semua rekan-rekan pergerakan geram,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Pemerhati Kebijakan Publik (LPKP), Rahmat Syamsul Anwar kepada Polbo, Kamis, 19 Oktober 2017.

Seperti diberitakan www.politikabogor.com, Ketua PK PMII Komisariat Unida, Syamsul Arifin mengalami kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong, Selasa, 17 Oktober 2017.  Korban mengalami patah tulang rahang dan wajah penuh luka dengan kondisi kendaraan rusak parah.

Peristiwa bermula ketika Samsul yang saat itu hendak berangkat menuju toko perlengkapan komputer, melintasi Jalan Raya Tegar Beriman di jalur lambat menuju ke arah Jalan Raya Bogor. Namun nahas, setibanya di depan Kantor DPD PKS pukul 21.45 WIB, korban yang mengendarai motor Honda Vario bernopol F 4803 PT menghantam lubang hingga terjatuh seketika.

“Sudah jelas di depan mata jalan berlubang tapi didiamkan saja,” Sekretaris PK PMII Unida, Sudrajat menegaskan. “Kami akan gugat Pemkab Bogor.”

Menurut Rahmat yang juga aktivis PMII, rakyat secara faktual benar-benar dirugikan atas gagalnya pembangunan infastruktur. Untuk itu, mahasiswa akan mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum oleh penguasa (onrechmatige overheidsdaad).

“Bupati Bogor dan jajarannya bisa dijerat dengan unsur-unsur dalam Pasal 1365 KUH Perdata sebagai dasar gugatannya,” tegas Rahmat.


HASNAH N.S | ARIE SURBAKTI

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here