- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Jika Dadang Terpilih, Biaya Sekolah Gratis dan Honor Guru Ngaji Naik Rp...

Jika Dadang Terpilih, Biaya Sekolah Gratis dan Honor Guru Ngaji Naik Rp 300 Ribu

BOGOR – Perlu perubahan! Masa depan Kota Bogor harus lebih baik lagi. Sebab, banyak persoalan yang harua dibenahi, semisal bidang pendidikan. Saat ini selalu disebutkan bahwa biaya sekolah gratis. Faktanya siswa SMP negeri masih harus bayar.

Hal itu diungkapkan Ferdiany, 30 tahun, saat mengikuti ngeliwet bersama Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor nomor urut 4, Dadang Iskandar Danubrata di RT 02, RW 04, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis lalu, 15 Maret 2018.

“Saya sudah seringkali mendapat informasi dari media cetak, kalau di Kota Bogor, bagi warga tak mampu sekolah gratis. Apalagi, kabarnya ada aturan 20 persen buat siswa miskin bebas biaya di sekolah negeri. Tapi, tetap saja harus bayar,” kata ibu rumah tangga yang membuka usaha warung kopi di Sukasari itu.

Dia menyampaikan keluhannya saat berdialog dengan Cawalkot Dadang, putrinya yang duduk di salah satu SMP negeri di Kota Bogor disampaikannya masih dikenakan pungutan biaya. Tak hanya itu, ia juga memberi contoh, masih adanya pungutan terhadap saudaranya yang bersekolah di Jalan Juanda, Kota Bogor.

“Keinginan kami sebagai warga Kota Bogor perlu dilakukan perubahan. Pak Dadang kalau jadi walikota harus memberikan kepastian, pembebasan biaya pendidikan untuk siswa yang bersekolah di negeri. Kalau pun yang di sekolah swasta, untuk siswa tak mampu harus diberi bantuan agar mereka tak putus sekolah,” tukasnya kepada Cawalkot Bogor, Dadang Iskandar Danubrata.

Di tempat yang sama, Lia juga minta Cawalkot Bogor usungan PDI Perjuangan dan PKB tersebut harus memberikan perbaikan yang lebih baik lagi dibanding saat ini.

“Jika honor guru ngaji belum dimuliakan saat ini dan hanya menerima Rp 50 ribu, itu pun ada yang terima ada yang tidak. Maka, kami minta jika Pak Dadang terpilih, honor guru ngaji harus dinaikan,” pinta ibu rumah tangga yang bergiat di bidang usaha kecil, makanan kemasan.

Baca Juga :  Ini Empat Kandidat Wakil-nya Bima Arya di Pilwalkot Bogor 2018

Menanggapi masukan dari warga Mulyaharja, Dadang mengatakan, jika nantinya terpilih ia akan memastikan pembebasan biaya dan untuk siswa tak mampu di sekolah swasta, akan diberi dukungan biaya.

“Negara harus hadir menjawab persoalan masyarakat. Demikian juga di Kota Bogor, pemerintah daerah mewakili negara harus bisa memastikan solusi menjawab masalah sosial mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kebutuhan rumah bagi warga yang tujuannya untuk mensejahterakan masyarakat,” jawab politisi yang pernah menjadi tim pemenangan Joko Widodo di Pilkada DKI Jakarta 2012 hingga Pilpres 2014 lalu.

Terkait honor guru ngaji, Dadang melanjutkan, salah satu yang jadi programnya yakni menaikan honor guru ngaji per bulannya di kisaran Rp 300 ribu per bulan setelah sebelumnya dilakukan pendataan terlebih dahulu.

Baca Juga :  AMPG Siapkan Trik Jitu Sosialisasikan Tagor Golkar

“Tak hanya itu, RT dan RW juga perlu diapresiasi kinerjanya dengan memberikan gaji. Nilai bulanannya dimanusiakan, kisarannya puluhan juta dalam setahun, karena mereka selama ini sudah bekerja tanpa pamrih untuk kemanusiaan,” pungkas cawalkot yang berpasangan dengan Sugeng Teguh Santoso ini.

Usai lakukan sapa warga di Mulyaharja, Dadang melanjutkan blusukan ke tiga lokasi berbeda di Kelurahan Cikaret, Kecamatan Bogor Selatan. Di RW 4, 7 dan 12, Kelurahan Cikaret, Dadang sampaikan ajakan kepada warga setempat untuk bersama menemaninya berjuang lakukan perubahan untuk Kota Bogor yang menjadi milik bersama.

 

M.A MURTADHO | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here