- Advertisement -
Advertising
Beranda DALIL Karena Biong Tanah Culas, Belasan Warga Jasinga Meradang

Karena Biong Tanah Culas, Belasan Warga Jasinga Meradang

JASINGA –  Hati-hati terhadap permainan oknum biong (makelar) tanah. Jika tidak, maka seperti nasib warga Kampung Barangbang RT. 004, RW. 005, Desa Wirajaya, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.  Tercatat sebanyak 18 warga terancam kehilangan tanah hak miliknya dan menderita kerugian yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar.

“Warga diduga sudah ditipu oleh biong tanah berinisial Kh. Pada pertengahan tahun 2016, oknum biong ini telah mengumpulkan surat tanah berupa SHM milik 18 warga. Tanah tersebut akan dijual ke pengusaha,” jelas Anggi Triana Ismail, Direktur Sembilan Bintang  & Partner’s Law Office dalam siaran pers kepada polbo, jum’at 8 Desember 2017

Persoalannya, lanjut Anggi, selama proses jual beli tersebut Kh tidak pernah mempertemukan 18 warga kepada pembeli, yang diinformasikan seorang pengusaha kaya. Ketika warga menanyakan pembayaran tanah, Kh selalu beralasan dalam proses

“Selama satu tahun ini Kh mengklaim bahwa jual beli masih dalam proses. Jika merujuk pada logika hukum jual beli, sangatlah tidak masuk akal,” Anggi menjelaskan. “Terindikasi kuat adanya tindakan kejahatan penipuan atau penggelapan sesuai Pasal 378 atau 372 KUHP.”

Menurut Anggi, Lembaga Hukum Sembilan Bintang & Partner’s LAW Office akan mengadvokasi warga yang menjadi korban perbuatan culas oknum biong tanah tersebut. Sebab, warga sangat mengharapkan mendapatkan uang dari transaksi jual-beli tanahnya itu.

“Kami akan memperjuangkan dan membela keadilan bagi 18 warga korban permainan biong tanah itu. Sudah terlalu lama, setahun lebih warga diperlakukan tidak adil. Kasihan mereka karena sangat berharap banyak atas tanahnya tersebut,” kata Anggi.

Ia mengatakan, dalam waktu dekat ini, warga akan melaporkan kejadian dugaan penipuan dan penggelapan tanahnya kepada Polda Jabar. “Karena kerugian yang diderita warga mencapai Rp 2 miliar lebih.”

Baca Juga :  Kasus Hukum Bekas Camat Tamansari Mengendap Begitu Saja

 

 

ANDINA R.S | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here