- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Kenaikan Tarif Kebersihan Pasar T.U Dikeluhkan Para Pedagang

Kenaikan Tarif Kebersihan Pasar T.U Dikeluhkan Para Pedagang

Bogor  –   Kenaikan tarif kebersihan sebesar 200 % yang akan diberlakukan oleh PT Galvindo dari Rp 5000 ke Rp 10.000,- kepada pedagang pasar Teknik Utama (T.U) dikeluhkan para pedagang. Selain itu, mereka juga mempertanyakan, hak pengelolaannya, yang berdasarkan  Putusan Banding Pengadilan Tinggi Bandung, menetapkan Pasar T.U sudah sah dikelola oleh Pemkot Bogor. Tapi mengapa perusahaan tersebut, masih menentukan  segala sesuatu terhadap pasar induk itu ?.

Dalam surat No 34/SurPem/GA/IX/2020, tertanggal 25 September 2020, yang ditujukan kepada para pedagang, PT Galvindo memberitahukan bahwa tarif kebersihan di pasar T.U akan dinaikkan dari Rp 5.000,- menjadi Rp. 10.000,- per kios/pedagang setiap hari.

Dalam surat yang ditanda tangani oleh Management PT. Galvindo itu, dijelaskan bahwa kenaikkan tersebut, dimaksudkan karena kondisi sedang Covid-19, kemudian karena tingginya biaya operasional dan untuk kesejahteraan para tenaga kebersihan.

Bagai petir di siang bolong, hal itu sudah barang tentu dikeluhkan oleh para pedagang. Pasalnya, justeru karena Covid-19, omzet penjualan, sedang berkurang, apalagi waktu berdagang pun dibatasi, sehingga kenaikkan tersebut, sangat memberatkan.

Kabag Hukum & HAM Pemkot Bogor, Alma Wiranta, beberkan Putusan Pengadilan Tinggi Bandung No 320/PDT/2020/PT BDG Tgl 27 Juli 2020

Kepada media, Nana, seorang pedagang di blok C mengatakan, kalau kenaikkan itu justeru menambah beban mereka. Hal senada juga dikeluhkan oleh Engkus. “Kenaikkan itu akan menjerat pendapatan kami. Lagian, katanya kan Pemda sudah menang dalam perkaranya, kok perusahaan itu, masih saja menguasai pasar T.U,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur PD. Pasar Pakuan Jaya, Muzakir sangat menyayangkan adanya pemberitahuan bahwa biaya kebersihan di pasar T.U itu, akan dinaikkan. “Saya tidak mengerti mengapa mereka menaikkan tarif , seenaknya saja, apalagi kondisi sedang tidak normal karena pandemi. Selain itu, kan banding mereka di Pengadilan Tinggi, dipatahkan sehingga pengelolaannya akan dilakukan oleh pemkot Bogor.

Baca Juga :  Pelaku Penimbun Masker Ditangkap Polres Bogor

Sementara itu, Kabag Hukum dan HAM Sekda Kota Bogor, Alma Wiranta, mengatakan bahwa pihak pemkot akan segera berkoordinasi dengan aparat hukum terkait, sesuai putusan Pengadilan Tinggi Jawa Barat, Nomor 320/PDT/2020/PT BDG tertanggal 27 Juli 2020, yang amar putusannya, menjelaskan bahwa hak pengelolaan pasar T.U Kemang tersebut, sudah menjadi Hak Pemerintah Kota Bogor.

Baca Juga :  Tagana "Go To School" Latih Remaja Bogor Tanggap Bencana

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here