- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Ketua Pemekaran KBB Keberatan Jika Dananya Dipakai Untuk Tangani Covid-19

Ketua Pemekaran KBB Keberatan Jika Dananya Dipakai Untuk Tangani Covid-19

Bogor  –  Ketua Komite Percepatan Pemekaran Kabupaten Bogor Barat (KBB) Yana Nurheryana merasa keberatan jika dana persiapan pemekaran Kabupaten Bogor Barat, akan dipakai untuk penanganan Covid-19 di bumi Tegar Beriman. Menurutnya, dana  persiapan KBB sudah teralokasikan. Dikeluhkannya, mengapa tidak pakai dana lainnya seperti untuk helaran Piala Dunia 2021 yang jumlahnya lebih besar.

“Kenapa tidak pakai dana piala dunia 2021 saja untuk penanganan Covid-19? Kenapa musti dana persiapan pemekaran Bogor Barat yang dipakai ?” keluh Yana kepada wartawan, kemarin.

Yana merasa kecewa apabila Pemkab Bogor seolah ‘ngotot’ untuk memakai dana pemekaran Kabupaten Bogor Barat. Pihaknya hingga kini masih berkomunikasi dengan para inohong Bogor untuk tetap menjaga agar dana pemekaran Kabupaten Bogor Barat, tidak dipakai menangani Covid-19.

“Sampai saat ini kami dari KPPKBB terus berkomunikasi dengan para inohong agar duit pemekaran Bogor Barat itu tidak harus dipakai. Tapi kalau pemkab masih saja ‘ngotot’ pakai duit itu, saya terus terang secara pribadi kecewa,” tandasnya.

Sebelumnya, seperti dijelaskan bupati Bogor Ade Yasin, Kabupaten Bobar akan diberi ’bekal’ Rp25 miliar per tahun. Alokasi dananya dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bogor per tahunnya, selama tiga tahun. Jika ditotal, persiapan kabupaten baru itu bakal mendapat ’suapan gizi’ sekitar Rp75 miliar selama tiga tahun dari pemerintah induk.

Menurut Ade Yasin ”Tahapan persiapan untuk Bogor Barat dianggarkan sebesar itu per tahun nya. Untuk operasional lah, kan masih di bawah pengawasan induk,” katanya. Jadi dana itu akan digunakan untuk operasional pemerintahan saja. Sedangkan kebutuhan gaji pegawai tetap dicover oleh pemerintah pusat. Namun, dana sebesar itu, masih relatif, karena tidak menutup kemungkinan tahun anggaran berikutnya, jumlahnya akan meningkat sesuai kebutuhan.

Baca Juga :  Air Limbah PT Antam Rembes, Kolam Ikan Warga Nanggung Tercemar

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here