- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Komnas Bansos Gelar Aksi Unras di KPK, Begini kata Yenti Garnasih

Komnas Bansos Gelar Aksi Unras di KPK, Begini kata Yenti Garnasih

Bogor – Puluhan ibu-ibu dan para pengamen yang tergabung dalam Komunitas Nasional Korban Bansos (Komnas Bansos) berunjukrasa di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jakarta, Rabu (6/1) pagi. Mereka mendesak mantan Menteri Sosial, Juliari P. Batubara dihukum mati, atas dugaan kasus korupsi bantuan sosial Covid-19.

Koordinator aksi Komnas Bansos, Purwantini menyebutkan, KPK telah mengumumkan mantan Menteri Sosial, Jualiri Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan terkait korupsi dana bansos Covid-19, yang diperkirakan telah merugikan negara lebih dari Rp. 20 milyar.

“Kami sebagai masyarakat menilai bahwa perbuatan tersangka Juliari telah merampas hak-hak rakyat miskin yang sedang mengalami masa-masa sulit selama pandemi Covid-19, yaitu sudah tertular penyakit juga berkurangnya dan sampai kehilangan mata pencaharian. Ini membuat bantuan yang kami terima menjadi sangat berarti bagi kehidupan kami. Ironisnya, bantuan yang menjadi hak kami orang miskin justru dikorupsi oleh Menteri Sosial Juliari dan kroninya,” ujar Purwantini, di sela aksinya, Rabu (6/1).

Ditegaskannya, perbuatan Juliari sebagai Menteri Sosial sangat menyakiti rakyat miskin, sangat biadab dan sangat bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila. Lantaran itu, Komnas Bansos menuntut Juliari dan tersangka korupsi bansos lainnya dihukum mati.

“Karena menurut Menkum HAM, hukuman mati bagi terpidana korupsi dalam kondisi bencana alam dan non alam, juga saat krisis moneter, sudah tercantum dalam undang-undang Tipikor atau tindak pidana korupsi, yang berlaku. Bahkan, Ketua KPK, Firli Bahuri meminta pelaku korupsi anggaran penanganan pandemi Covid-19 dituntut dengan hukuman mati,” tegasnya.

Dalam aksi menuntut hukuman mati terhadap mantan Menteri Sosial, yang juga kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut, massa emak-emak dan para pengamen yang berunjuk rasa itu mendapat pengawalan dari aparat kepolisian.

Selain menuntut hukuman mati terhadap para koruptor bansos Covid-19, Purwanti menegaskan, pihaknya mendukung kinerja KPK untuk memberantas semua koruptor di Indonesia.

“Untuk mendukung KPK-RI menuntut hukuman mati atas koruptor Juliari Batubara dan kroni-kroninya, kami sudah menyebarkan dan mengumpulkan petisi hukuman mati Juliari Batubara kepada seluruh elemen masyarakat. Target kami dalam waktu 1 bulan sejak disebarkan, petisi dapat mengumpulkan satu juta dukungan Petisi,” tandas Purwantini.

Dekan Fakultas Hukum Unpak, Yenti Garnasih mengatakan saat dihubungi lewat ponsel, Saya bisa memaklumi desakan untuk menuntut pidana mati pada mantan Menteri Sosial itu. Karena memang sangat keterlaluan dan menyakiti rakyat yang sedang dicekam pandemic dan masalah ekonomi. Namun apabila akan menuntut seseorang dengan pidana apapun harus sesuai dengan pasal yang dilanggar, tidak mungkin hanya karena emosional, kemarahan dan karena kegeraman.

“Dalam pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Pemberantasan Korupsi, memang dimungkin adanya pidana mati, namun tentu bahwa orang tersebut memenuhi unsur Pasal 2 yaitu ada unsur melawan hukum, memperkaya diri/orang lain/ korporasi, dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian,” ujar Yenti.

Yenti menegaskan, Perbuatan tersebut dilakukan dalam keadaan tertentu yg dlm penjelasannya yaitu negara keadaan bahaya menurut undang undang, ada bencana alam nasional, atau pengulangan tindak korupsi atau negara dalam keadaan krisis ekonomi dan moneter. Kalau perbuatan Mantan Menteri tersebut seperti yg tercantum dalam Pasal 2 dan mendapat pemberat karena dilakukan pada saat bencana alam nasional atau krisis ekonomi tentu bisa saja dituntut pidana mati.

“Dan kondisi saat ini termasuk dalam keadaan tertentu maka bisa saja dituntut pidana mati. Namun kembali lagi, pidana apapun yg akan dituntutkan haruslah sesuai bukti yg ditemukan oleh KPK,” pungkas Yenti.

 

Tim Polbo – Achmad Fauzi

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Bogor Usulkan Bantuan Untuk 9 Proyek ke Pusat

Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) mengajukan sembilan usulan kegiatan ke pemerintah pusat, diantaranya Penataaan Pasar Bogor, Pembangunan dan Pembebasan Lahan untuk Underpass di...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Bogor Usulkan Bantuan Untuk 9 Proyek ke Pusat

Bogor - Pemerintah Kota (Pemkot) mengajukan sembilan usulan kegiatan ke pemerintah pusat, diantaranya Penataaan Pasar Bogor, Pembangunan dan Pembebasan Lahan untuk Underpass di...

Pangandaran dan Sekitarnya Diguncang Gempa

Jabar – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat, mencatat telah terjadi gempa yang mengguncang wilayah Pangandaran dan sekitarnya. Gempa bumi tektonik tersebut...

Sesak Nafas HRS Dipindahkan ke Sel Bareskrim

Jakarta -  Tersangka Habib Rizieq Shihab (HRS) yang disangkakan dalam kasus penghasutan dan kerumunan di Petamburan, hari ini Kamis (14/1/2021) dipindahkan dari Rumah Tahanan...

17 Kali Nyopet di JPO Paledang, Kandas di Bui Paledang

Bogor - Jajaran Tim Polresta Bogor berhasil membekuk pencopet yang sering melancarkan aksinya di jembatan penyebrangan orang (JPO) Paledang, dekat Stasiun Bogor, Kamis (14/01/20). Sebelumnya...

Sekolah Daring, Legislator: Sediain Mobil Internet

Bogor - Pemerintah gagal menerapkan kembali sistem belajar secara tatap muka paska pamdemi Covid-19 dan opsi belajar tetap dilakukan secara daring. Hal itu mengakibatkan sejumlah...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here