- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Miris, Limbah Medis Dibuang di Area Permukiman Warga 

Miris, Limbah Medis Dibuang di Area Permukiman Warga 

BOGOR – Kasus pembuangan limbah medis penanganan Covid-19 tak hanya ditemukan di wilayah Kabupaten Bogor. Sampah berbahaya dan beracun yang dapat mencemari lingkungan tersebut juga ditemukan di area permukiman warga, di wilayah Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Polisi menemukan empat drop box limbah medis penanganan Covid-19 dibuang supir yang merupakan salah satu karyawan perusahaan asal Cinere Depok yakni, PT. Flobamora Visco Mandiri (FVM). Supir yang berinisial YP (27) mengemas sampah berbahaya itu dengan plastik berwarna kuning dan putih. Kemudian, diangkut menggunakan Toyota Calya bernomor polisi F 1130 CE dan membuangnya ke tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) Sadane, dikawasan Empang.

“Saya disuruh sama atasan saya untuk memusnahkan limbah medis dengan cara dibakar. Tapi karena susah mencari lahan kosong, jadi saya buang di TPSS di Empang,” kata YP, Rabu (17/02/21) saat digelar konferensi pers oleh Polresta Bogor Kota di tempat kejadian perkara (TKP).

Sementara, Kapolresta Bogor Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menjelaskan, empat drop box limbah medis itu berisi pakaian alat pelindung diri (APD), sarung tangan, pelindung rambut, masker, jarum suntik, serta alat swab test dan rapid test antigen yang semuanya bekas pakai. Seluruh limbah medis tersebut dibuang di TPSS yang berdekatan dengan permukiman warga.

Dia mengungkapkan, tersangka YP sudah diamankan sejak Jumat, 12 Februari 2021 saat berada di Cipaku. Tersangka, lanjut dia, sudah melancarkan aksinya dilokasi yang sama sebanyak dua kali. “Dari pengakuan tersangka telah melakukan perbuatannya itu di tempat kejadian perkara (TKP) ini saja sudah dua kali pada 4 dan 8 Februari 2021,” jelas Susatyo.

Selain menangkap tersangka serta menyita sejumlah barang bukti dia mengaku, pihaknya akan mengembangkan kasus tersebut. Berdasarkan pemeriksaan sementara polisi telah memeriksa 7 saksi.

Baca Juga :  RS PMI Bogor Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19

“Jika perusahaan didapati tidak menggunakan sarana yang sesuai untuk mengolah limbah, maka perusahaan juga akan diperiksa lebih lanjut. Kita lakukan penyelidikan, pengembangan terus. Tersangka bisa bertambah,” bebernya.

Akibat perbuatannya, tersangka dikenakan Pasal 40 ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2021 tentang pengelolaan sampah dengan ancaman maksimal 10 tahun dan Pasal 104 UU Nomor 23 Tentang 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman 3 tahun penjara.

Baca Juga :  Kapolresta Bogor yang Baru, Seperti Ini Sosok Kombes Hendri Fiuser

Tim PolBo / Yudha Prananda

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here