- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Omnibus Law Cipta Kerja Di Ketok Puluhan Ribu Buruh Demo

Omnibus Law Cipta Kerja Di Ketok Puluhan Ribu Buruh Demo

Jakarta  –  Seperti sudah diperkirakan sebelumnya, rencana Undang-undang (RUU) Omnibus Law tentang Cipta Kerja, akhirnya di ketok palu tanda sah menjadi Undang Undang (UU). Sebelumnya, RUU tersebut, banyak ditolak oleh masyarakat, akademisi dan juga buruh. Namun DPR tetap ngotot mengesahkannya. Akibatnya, puluhan ribu buruh akan demo dan mogok kerja sebagai reaksi penolakan UU tersebut.

Ironisnya lagi, Keputusan pengesahan RUU tersebut menjadi UU, di ketok oleh pimpinan sidang paripurna Aziz Syamsuddin, setelah pandangan pemerintah oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, yang menyetujuinya,

“Perlu kami sampaikan berdasarkan yang kita simak dan dengar bersama maka sekali lagi saya memohon persetujuan di forum rapat paripurna ini bisa disepakati ?,” tanya Aziz kepada anggota dewan yang hadir di Gedung DPR, Senin 5 Oktober 2020. Dan, bagaikan paduan suara, para anggota dewan pun menyatakan “Setujuuuu,”

Diketahui, DPR dan pemerintah menyepakati seluruh hasil pembahasan RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja itu, diambil dalam rapat kerja pengambilan keputusan Tingkat I RUU Cipta Kerja yang diselenggarakan sebelumnya pada Sabtu 3 Oktober2020 malam.

Ketua Baleg DPR RI, Supratman Andi Agtas, mengetuk palu tanda persetujuan pengambilan keputusan Tingkat I RUU Cipta Kerja. Selanjutnya, RUU Cipta Kerja akan disahkan pada rapat paripurna DPR. Padahal, sebelumnya, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Fraksi Partai Demokrat menolak RUU tersebut dan melakukan walk out terkait persetujuan fraksi lainnya.

Benny K Har‎man dari Fraksi Demokrat, sempat meminta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat fraksi kepada pimpinan sidang DPR Aziz Syamsuddin, namun ditolak. “Interupsi Pak Ketua, mohon kami diberikan kesempatan,” tegas Benny. Namun Aziz tetap menolak interupsi dari Fraksi Partai Demokrat, tersebut. Penolakan itu, berakibat hingga Partai Demokrat pun akhirnya menyatakan walk out dan keluar dari ruangan sidang.

Baca Juga :  Airlangga Hartarto Resmi Jadi Ketua Umum Golkar

Sementara Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga menolak RUU Omnibus Law tentang Cipta Kerja tersebut, disahkan menjadi UU. Merekapun sama menyatakan walk out dan memutuskan tidak mengikuti lanjutan sidangnya.

Buruh/Pekerja Akan Demo dan Mogok Kerja

Di tempat terpisah, tokoh buruh/pekerja, Iwan Kusnawan selaku Ketua Umum DPP Serikat Pekerja Nasional, saat dimintai tanggapannya menyatakan, “Kami sudah menduga RUU itu akan di sahkan. Padahaal kami selalu menolak,” ungkapnya di salah satu rumah makan di Bogor.

Baca Juga :  Elly Rachmat Yasin Siapkan 15.432 Saksi Ade Yasin

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Nasional (SPN) – Iwan Kusnawan

Dilanjutkan Iwan, puluhan ribu buruh/pekerja, akan menyampaikan aspirasi penolakan mereka dengan berjalan kaki ke gedung rakyat DPR RI, Senayan, Jakarta . Para buruh/pekerja beranggapan, bahwa RUU Omnibus Law itu, lebih banyak menguntungkan pengusaha ketimbang kepentingan para buruh/pekerja. Bahkan mereka lebih beranggapan para wakil rakyat itu, justeru tidak membela kepentingan buruh/pekerja

 

Tim PolBo  l  Jacky W

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here