- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Pembuang 72 Karung Limbah Medis di Bogor Akhirnya Ditangkap

Pembuang 72 Karung Limbah Medis di Bogor Akhirnya Ditangkap

Bogor – Jajaran Sat Reskrim Polres Bogor berhasil menangkap dua orang tersangka pelaku pembuang puluhan karung limbah medis berisi bahan berbahaya dan beracun (B3) yang diketahui dibuang di kawasan Kampung Leuweung Gede, Desa Tenjo, Kecamatan Tenjo dan Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada awal pekan lalu.

Sebelumnya pada Selasa, (2/2/21) Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor menemukan 17 karung limbah medis tersebut di wilayah Kecamatan Tenjo. Pada keesokan harinya Rabu, (3/2/21) tumpukan limbah sebanyak 55 karung kembali ditemukan di area Kebun Kelapa Sawit milik PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII yang berada di wilayah Kecamatan Cigudeg.

Dua orang tersangka yang membuang karung berisikan peralatan medis seperti alat pelindung diri (APD), sarung tangan dan lainya tersebut berhasil diciduk polisi pada tempat persembunyianya di Jakarta beserta sejumlah barang bukti dan dua unit mobil box alat transportasi pengangkut limbah tersebut. Tersangka merupakan karyawan perusahaan laundry PT AS yang berinisial WD (37) dan IP (21).

Kapolres Bogor AKBP Harun mengatakan, para tersangka tersebut merupakan pihak ketiga yang bekerjasama dengan salah satu hotel di Kota Tanggerang sebagai tempat isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19 yang berstatus orang tanpa gejala (OTG) bagi warga Tanggerang. Harusnya, lanjut Harun, pihak ketiga tersebut mengelola limbah B3 sesuai aturan Undang-Undang (UU) nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) maka rumah sakit, klinik, puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan lainnya tidak boleh membuang limbah B3 secara sembarangan.

“Selain tersangka pembuang limbah B3 berinsial WD dan IP, kami juga akan memeriksa manajemen Hotel (PPH) dan pemilik usaha laundrynya karena dugaan lalai dalam mengelola limbah B3 atau ikut terlibat dalam pembuangan limbah B3,” ungkapnya, Rabu (10/02/21) di Polres Bogor, Cibinong.

Baca Juga :  Berkah Luar Biasa, Nungki Pastikan Tiket Hanura

Mantan Penyidik KPK tersebut membeberkan, bahwa dalam kerjasama antara manajemen Hotel PPH dan pemilik laundry tersebut bersifat ilegal. Lantaran perusahaan laundry itu tidak memenuhi syarat sesuai aturan UU nomor 32 tahun 2009 tentang PPLH. Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 40 ayat 1 UU Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, dengan ancaman hukuman minimal empat tahun dan 10 tahun penjara dengam denda minimal Rp 100 juta dan maksimal Rp 5 milyar.

Baca Juga :  Ade Yasin Minta Tim Bekerja Cepat, Tangani Banjir Bandang

“Kami juga menjeratnya dengan pasal 104 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Lingkungan dimana ancaman hukumannya minimal penjara satu tahun dan maksimal tiga tahun dengan denda paling banyak Rp 3 miliar,” pungkas Harun.

Tim PolBo – Yudha Prananda

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here