- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Pemkab Bogor Suntik Modal BUMD, Ki Jalu : Kemana Duit Rp 600...

Pemkab Bogor Suntik Modal BUMD, Ki Jalu : Kemana Duit Rp 600 Miliar?

Ketua LSM Madaniyah, Lulu Azhari Lucky alias Ki Jalu | Arie S

CIBINONG – Keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kabupaten Bogor dinilai sejumlah kalangan hanya menguras duit milik rakyat Kabupaten Bogor. Sebab, kurun waktu tahun 2016 – 2017,  Pemerintah Kabupaten Bogor telah menggelontorkan duit untuk penyertaan modal keseluruhan BUMD dengan total sebesar Rp 600 miliar.

“Keseluruhan BUMD yang ada telah mendapatkan penyertaan modal cukup besar. Tidak kurang dari Rp 600 miliar di Tahun Anggaran 2016 dan 2017. Sumber dananya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Itu uang rakyat semua, “ kata Ketua LSM Madaniyah, Lulu Azhari Lucky kepada polbo melalui pesan WhatsApp, Senin 23 Oktober 2017

Lantas kemana larinya duit sebanyak itu ? Menurut Ki Jalu, panggilan Lulu Azhari Lucky, penyertaan modal yang disuntikan ke BUMD milik Pemkab Bogor hanya  dipergunakan untuk operasional dan diduga ada pat gulipat oknum. Ia mencontohkan, kucuran modal terbesar  ke PT PPE, yakni lebih dari Rp 250 miliar. Penyertaan modal sebesar itu dinilai tidak efektif. Sebab, Unit Bisnis Quarry tak jalan sama sekali.

“Punya quarry saja di tanah kehutanan dan punya aspal plan saja tanahnya malah sewa.  Pengadaan alatnya sudah kadaluarsa. Seharusnya anggota dewan tahu persis masalah tersebut. Kasus hukumnya malah mandek di tingkat penyidikan,” Ki Jalu mengungkapkan. “Apa apa dan mengapa birokrat di Cibinong itu berbisa dan luar biasa?.”

Selain itu, Ki Jalu juga mendesak Komisaris di PPE untuk bertanggung-jawab atas penyertaan dana APBD di BUMD PT. PPE. “Walaupun ada perda (peraturan daerah), akan tetapi pelaksanaannya ditabrak,” tegas Penasihat di AMPB itu.

Hal senada dikemukakan Sekretaris LSM Korek, Madekan A. Sakim. Pengelolaan modal di perusahaan milik daerah harus diaudit secara utuh dan dipertanggung-jawabkan kepada publik. Sebab, penyertaan modal yang disertakan ke BUMD-BUMD bersumber dari uang APBD. “Notabene itu uang rakyat. Yang harus dipertanggung-jawabkan dunia dan akhirat,” ujar dia.

Baca Juga :  Vaksin Covid-19 Tiba di Kabupaten Bogor, Iwan Setiawan Disuntik Pertama

Sebelumnya, Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi Pembangunan Rakyat, Rifdian Suryadarma menyarankan Pemkab Bogor membubarkan BUMD yang mubazir. Ia menilai Bupati Nurhayanti tidak mampu mengelola kekayaan alam dan SDM di Kabupaten Bogor.

“Sebaiknya bubarkan saja BUMD. Enggak ada manfaatnya. Yang ada malah menguras duit APBD,” kata Rifdian kepada polbo di Kantor DPRD, Cibinong, Jum’at 20 Oktober 2017. (baca juga : Kuras Duit APBD, Bubarkan Saja BUMD Kabupaten Bogor!)

Baca Juga :  Bupati Bogor Geram Mesjid Baitul Faizin Sudah Rusak

Rifdian menjelaskan, Bupati Bogor Nurhayanti sama sekali tidak berniat untuk memaksimalkan potensi dari pembentukan BUMD, seperti, PT Sayaga Wisata, PD Pasar Tohaga, PT. PPE. Padahal, dana modal yang disuntikan sangat besar. Namun, tak ada manfaatnya untuk rakyat.

 

 

ARIE SURBAKTI | AS

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here