- Advertisement -
Advertising
Beranda NUSANTARA PKB Tidak Rela Ridwan Kamil Bersanding dengan Uu Ruzhanul Ulum

PKB Tidak Rela Ridwan Kamil Bersanding dengan Uu Ruzhanul Ulum

Sekjen PPP Arsul Sani bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berdoa saat memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017. PPP menunjuk Bupati Tasikmalaya Uu Ruzhanul Ulum sebagai wakil Ridwan Kamil untuk mendampingi dalam Pilkada Jawa Barat 2018 | Tempo.co

JAKARTA – Bakal calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil sedang diuji kesabaran. Setelah Partai Golkar mencabut dukungan kepadanya sebagai bakal calon kepala daerah di Pilgub Jabar 2018, Wali Kota Bandung ini juga mendapat tekanan dari dua partai pendukungnya, yakni Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).  PPP dan PKB mengancam menarik rekomendasi terhadap Ridwan Kamil.

PKB mengancam akan mencabut dukungan terhadap Ridwan Kamil jika sosok yang dipilih menjadi calon wakil gubernur adalah Uu Ruzhanul Ulum dalam pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018.

“Kalau iya pilihannya Kang Emil itu jatuh ke Kang Uu, dipastikan PKB check out dari dukungannya,” ujar Sekretaris DPW PKB Jawa Barat Sidkon Djampi ketika dihubungi melalui telepon, Selasa, 19 Desember 2017.

Ia menuturkan keputusan PKB yang akan mencabut dukungan untuk Emil jika memilih Uu Ruzhanul dalam pilkada Jawa Barat 2018 muncul dari para kiai, ajengan, arus bawah, serta para kader di tingkat kabupaten, kecamatan, dan ranting.

Baca Juga : Golkar Cabut Dukungan, PPP Bersiap Tinggalkan Ridwan Kamil

Sidkon Jambi mengatakan para tokoh itu beralasan, jumlah suara PKB lebih besar daripada PPP. Selain jumlah kursi PKB di Jawa Barat tidak jauh beda dengan PPP, banyak kader yang sepadan dengan Uu Ruzhanul Ulum.

“Bahkan beberapa kader PKB jauh-jauh hari sudah menata jaringan ke bawah, seperti Kang Syaiful Huda dan Kang Maman. Sayang jika kader potensial itu tidak bisa mendampingi Kang Emil.”

Calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, hingga kini belum mengumumkan calon wakil gubernur yang akan mendampinginya dalam pilkada Jawa Barat 2018. Ridwan Kamil sebelumnya menyatakan akan mengumumkan satu dari enam calon pendampingnya itu pada pekan ini.

Baca Juga :  Pendiri Partai Demokrat, Masuk Barisan Pendukung Ade Wardhana

“Janji saya kepada media, insya Allah lusa (Rabu) saya kabarkan (mengenai wakil). Lusa, saya akan membuat pengumuman tentang wakil,” ujar Ridwan Kamil.

Baca Juga : Ridwan Kamil Kuat di Selatan, Cak Imin : Pilih Wakil dari Pantura

Adapun enam nama tersebut adalah Syaiful Huda, Uu Ruzhanul Ulum, Maman Imanulhaq, Daniel Muttaqien, Saan Mustopa, dan Asep Musol.

Sebelumnya, Partai Golongan Karya mengeluarkan surat rekomendasi pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil dalam pilkada Jawa Barat 2018. Golkar beralasan, Ridwan Kamil tak kunjung menentukan calon wakil yang disodorkan Partai Golkar, yaitu Daniel Muttaqien.

Pencabutan dukungan Golkar terhadap Ridwan Kamil memancing elite di PPP. Partai ka’bah akan mengkoreksi ulang surat dukungan kepada Ridwan Kamil.  PPP saat ini masih menunggu keputusan Ridwan Kamil Emil terkait kandidat wakilnya di Pilgub Jabar. PPP mengajukan Uu Rizhanul Ulum sebagai bakal calon wakil gubernur.

Baca Juga :  PKS Optimistis PAN Ikut Gabung ke Poros HMD di Pilbup Bogor 2018

Baca Juga : Ridwan Kamil dengan Uu Ruzhanul Ulum, AMK Jabar : Pasangan Paling Ideal

“Kami akan ambil sikap yang seperti Golka. Apakah akan ambil wakil dari PPP atau tidak ? Tapi kita juga tidak dapat menunggu lama,” kata Ketua DPW PPP Jabar, Ade Yasin kepada pewarta di Cibinong, Ahad 17 Desember 2017.

PPP, lanjut Ade yasin, memberikan tenggat waktu selama tujuh hari kepada Ridwan Kamil untuk menentukan Sikap. “Kalau minggu ini belum ada sikap juga, sepertinya kita akan meninjau ulang dukungan.”

 

ARIE SURBAKTI | TEMPO.CO | AS

 

 

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here