- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH PKL Surken Akhirnya Tempati Lokasi Nyaman

PKL Surken Akhirnya Tempati Lokasi Nyaman

Bogor  –   Para pedagang kaki lima (PKL) di kawasan pusat Kota Bogor, tepatnya di area Suryakencana (Surken) boleh bergembira. Pasalnya setelah hampir  tiga puluhan tahun merintis usaha daganganya di beberapa titik disana, kini tampak lebih nyaman dan bersih. Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), telah menata dan merelokasi para PKL agar lebih layak berdagang di Kota Hujan.

Bentuk keseriusan Pemkot Bogor dan Perumda PPJ, diawali dengan diresmikanya pasar tersebut oleh Walikota Bogor, koridor pertama untuk para PKL Kuliner yang dinamakan Teras Surken di Jalan Bata, Babakan Pasar, Bogor Tengah, Kota Bogor. 27 Agustus 20, pagi.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, hal itu merupakan contoh kebijakan Pemkot Bogor bersama PD PPJ, dalam menata wilayah dengan kebijakan merelokasi, tanpa menggusur.

“Jadi trotoar dibersihkan, sepanjang Suryakencana, tetapi para legenda kuliner yang telah puluhan tahun berdagang disitu di relokasi, dan kita sediakan tempat yang lebih layak. Dan Alhamdulillah, setelah proses yang cukup lama. Mereka bersedia berada di tempat barunya, yang Insha Allah lebih ramai lagi, karena lebih nyaman tidak kehujanan, lebih bersih dan lebih sehat juga,” ungkapnya kepada wartawan.

Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) di level pusat itu, menjelaskan, upaya itu menjadi langkah awal dengan wacana akan ada tujuh koridor yang akan menyusul untuk digarap dikawasan Surken.

“Nanti akan ada beberapa kawasan untuk UMKM  juga kerajinan. Sekarang sedang berproses sama teman-teman Kadin. Ada produk dekorasi rumah tangga yang akan kita garap, dengan membangkitkam ekonomi lokal. Yang kedua ada wisata alam dan yang ketiga ada urban farming juga,” bebernya.

Bima menambahkan, untuk sistem pembayaran Pemkot Bogor menyediakan Cash Les atau Non Tunai. “Ini bagian dari literasi digital, literasi keuangan di Kota Bogor. Tetapi pas banget, pas pandemi. Jadi menjadi lebih relevan sekarang, warga dibiasakan. Nantinya, kalau belanja disini sebagian besar cash les,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemilu 2019, KPU Kabupaten Bogor : Jadi 9 atau 10 Daerah Pemilihan

Terpisah, Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor, Muzakkir mengaku, berdasarkan data tercatat sudah lebih dari 30 tahun para PKL yang berjualan di Surken, tidak membayar pajak.

Menurutnya, dengan adanya Teras Surken tersebut, bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. “Jadi masuk kesini kita tata, mereka kita kenakan dari pembeli itu pajaknya 10%. Jadi, Insha Allah langsung masuk ke kas negara (daerah) dengan adanya pengelolaan yang baik dan penataan yang baik,” tukasnya.

Baca Juga :  Partisipasi Pemilih di Tanah Sereal dan Pamoyanan Tertinggi

Berdasarkan data yang dihimpun Politikabogor.com, terdapat 38 PKL Kuliner yang mengisi tenant tersebut. Dengan sistem sharing profit dari hasil penjualan masing-masing tenant  yang dipotong pajak untuk PAD 10% dan 20 % untuk biaya pengelolaan (diluar pajak) seperti keamanan, kebersihan dan jasa layanan yang ada. Jadi para PKL hanya membawa peralatan masak dan tidak dikenakan biaya sewa lapak.

 

Tim PolBo  l  Yudha Prananada

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here