- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong, Konsumen Haru Bahagia

Polisi Tangkap Terduga Pelaku Investasi Bodong, Konsumen Haru Bahagia

Cianjur – Kasus dugaan investasi ilegal yang dilakukan oleh HA ini telah menggemparkan sebagian wilayah kesatuan republik indonesia. Pasalnya dugaan perbuatan jahat ini telah menyeret hampir kurang lebih 6000 korban didalamnya. Dengan berbagai macam transaksi, korban tertipu daya sehingga sebagian harta benda nya di serahkan kepada terduga pelaku. Yang apabila di hitung kerugian materil korban mencapai ratusan milyar rupiah.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai menyampaikan, setelah empat bulan menghilang dan tinggal berpindah-pindah, Polres Cianjur berhasil menangkap HA, pemilik investasi bodong berkedok paket kurban dengan korban  dari berbagai wilayah seperti Cianjur, Bogor, Sukabumi dan Bandung Barat.

“Anggota sempat melacak keberadaan tersangka, akhirnya berhasil menangkap dia di wilayah Lembang Bandung Barat. Sebelmnya tersangka sempat tinggal berpindah-pindah dan berdalih sedang dirawat di rumah sakit di Bandung,” ungkap Kapolres, Sabtu (29/11).

Bahkan kata dia, tersangka beberapa kali mangkir dari panggilan Polres Cianjur, dengan dalih yang sama, dirawat karena sakit. Namun petugas yang terus memantau keberadaannya, berhasil menemukan lokasi persembunyian tersangka dan langsung digelandang ke MaPolres Cianjur.

“Anggota yang menemukan keberadaan tersangka, langsung melakukan penangkapan dan saat ini, tersangka sudah diamankan di Markas Polres Cianjur, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya terhadap lebih dari 1.000 korban ‘investasi’ dari wilayah Cianjur, Bogor, Sukabumi dan Bandung Barat,” katanya.

Sebelumnya HA pemilik investasi bodong warga Desa Limbangansari, Kecamatan Cianjur, ditetapkan sebagai tersangka, setelah Markas Polres Cianjur, mendapatkan barang bukti kuat terkait investasi bodong yang dikelola tersangka dan laporan seratusan orang ketua kelompok yang membawahi anggota lebih dari 1.000 orang.

Kuasa Hukum Korban Rd. Anggi Triana Ismail dari Kantor Hukum Sembilan Bintang & Partners, menyampaikan bahwa “Dengan adanya penangkapan yang dilakukan oleh penyidik Polres Cianjur, bukan akhir dari segalanya. Justru ini awal perjalanan proses penegakan hukum pidana (criminal justice system).

Baca Juga :  Gelar Omnibus Law Cipta Kerja Jutaan Buruh Ancam Demo

“Penyidik tentunya harus bekerja maksimal walaupun Pasal Perbuatan pidananya sudah ditentukan sementara waktu. Karena tidak hanya sebatas menyempurnakan delik pidana saja, penyidik pun harus menemukan dan atau menentukan Tersangka lainnya. Karena dugaan perbuatan jahat ini, tidak mungkin dilakukan oleh HA sendiri. Akan banyak orang yang terlibat didalamny,” kata Anggi melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (30/11/2020).

Anggi melanjutkan, penyidik harus cermat dan tegas dalam menentukan Tersangka, selebihnya kami apresiasi langkah Kapolres Cianjur selaku pimpinan penyidik, karena proses cukup cepat dan profesional.

“Tentunya kami pun selaku kuasa hukum korban yang notabene paling banyak dari wilayah sukabumi, tidak hanya berfokus pada upaya proses pidana saja. Kami pun sedang menyiapkan proses gugatan guna mengembalikan uang milik para korban,” tegasnya.

Baca Juga :  Gelar Omnibus Law Cipta Kerja Jutaan Buruh Ancam Demo

Anggi berharap pemerintah setempat harus fokus memberikan penyelesaian kasus hukum ini yang mana telah memproduksi banyak korban. Tidak hanya itu pemerintah harus bisa memberikan fasilitas kepada korban, setidaknya mengembalikan keyakinan pada korban yang mengalami trauma yang sangat mendalam karena kasus ini.

“Ke depan pun pemerintah pun harus lebih aktif untuk bisa mengantisipasi korporasi-korporasi nakal, biar terlepas dari kengerian peristiwa hukum ini yang harus menyeret orang-orang yang tidak berdosa,” pungkasnya.

Tim Polbo

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here