- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Pro Kontra Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Pro Kontra Vaksinasi Covid-19 Bagi Lansia

Jakarta  –   Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan vaksin Covid-19 Sinovac untuk lansia di atas 60 tahun. Keputusan ini, berdasar pada  kasus kematian di Indonesia yang mencapai angka 47,3 persen.

Dalam konferensi pers nya melalui YouTube BPOM RI, Minggu (7/2) Kepala BPOM, Penny K. Lukito mengatakan, “Menjadi keharusan tentunya bagi pemerintah untuk menetapkan pemberian penggunaan vaksin CoronaVac jadi prioritas diberikan pada kelompok lansia,” katanya.

Menurut, Penny, izin penggunaan vaksin Sinovac untuk lansia dikeluarkan pada 5 Februari 2021. Penerbitan ini dilakukan setelah mendapat data hasil uji klinik fase 1 dan 2 vaksin Sinovac untuk lansia di China serta uji klinik fase 3 di Brasil, yang disimpulkan berhasil.

Selain itu, BPOM menyatakan, vaksin Sinovac untuk orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun,  memiliki efek samping umum tapi ringan yaitu nyeri, ruam, demam, bengkak, merah pada kulit dan sakit kepala.

Namun, pernyataan BPOM tersebut, bertolak belakang dengan Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin. Menurut Budi, saat konferensi pers virtual terkait Vaksinasi Covid-19 untuk Lansia, Minggu (7/2), menyatakan justru tidak ada efek samping khusus yang ditimbulkan oleh para lansia setelah disuntikkan vaksin Sinovac.

“Sama saja, tidak ada (efek samping khusus yang ditimbulkan). Bahkan, tidak perlu ada pendampingan khusus selama yang bersangkutan masih sehat, kecuali tidak bisa jalan, ya perlu dibantu,” kata Budi

Terkait izin penggunaan vaksin bagi lanjut usia tersebut, yang telah diterbitkan BPOM, menurut Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi mengatakan, Wapres Ma’ruf Amin, sudah siap kapan saja untuk disuntik vaksin Covid-19. Namun harus mendapatkan rekomendasi terlebih dari Tim Dokter Kepresidenan.

Sementara itu, pakar Kesehatan Masyarakat, Hasbullah Thabrany mengatakan vaksinasi Covid-19 bagi orang lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun sangat penting. Sebab, lansia berisiko tinggi jika terinfeksi Covid-19.

Baca Juga :  PKS : Pemerintah Gagap Tangani COVID-19

“Itu (vaksinasi Covid-19) bagian yang memang harus dilakukan karena lansia mempunyai risiko tinggi. Apalagi pegawai-pegawai atau petugas kesehatan yang usianya di atas 60 tahun risikonya sangat tinggi,” katanya saat dihubungi merdeka.com, Senin (8/2).

Menurut Hasbullah, vaksinasi Covid-19 bisa melindungi lansia dari fatalitas bila terinfeksi Covid-19. Namun, vaksinasi Covid-19 tidak bisa melindungi lansia dari penularan Covid-19. “Mereka bisa tertular virusnya cuma begitu masuk ke dalam tubuh tidak menjadi kasus yang berat. Itu lah fungsi dari vaksinasi dan memang menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga :  PKS : Pemerintah Gagap Tangani COVID-19

Tim PolBo /  Jacky.W

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here