- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Proyek Interchange, Baru Bebaskan Lima Rumah Warga

Proyek Interchange, Baru Bebaskan Lima Rumah Warga

Salah satu lokasi bukaan Tol Jagorawi yang masuk proyek Interchange

 

BOGOR – Perlahan tapi pasti. PT. Gunung Suwarna Abadi (GSA) akan membangun bukaan atau interchange tol Jagorawi KM 42,5 di kawasan Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Saat ini, tengah proses pengadaan tanah yang digunakan untuk peningkatan kapasitas Jalan Parung Banteng akses jalan dari bukaan Jalan Tol Jagorawi ke arah Jalan Regional Ring Road (R3).

Ketua RW02 Kelurahan Katulampa H. Davi mengatakan, bahwa warganya sudah ada yang menerima ganti rugi pembebasan atas tanah dan bangunan yang diperuntukan pelebaran jalan.

“Di wilayah RT01 dan 02 ada sekitar 12 rumah warga yang kena pembebasan. Namun yang saya dengar sudah ada lima rumah yang dibebaskan. Saya tidak tahu betul karena saat pembebasan tidak melibatkan saya, bahkan pihak kelurahan,” kata H. Davi, Rabu 18 Oktober 2017.

Setahu dirinya pembebasan lahan yang dilakukan dua bulan lalu tersebut oleh pihak Bogor Raya yang telah diberi kuasa pihak Summarecon. “Informasinya, karena kawasan ini termasuk wilayah Bogor Raya, maka yang melakukan pembebasan Bogor Raya,” jelasnya.

Masih kata Dia, untuk pembebasan tanah berikut bangunan dihargai Rp7,5 juta per meter. Namun begitu, sambungnya, belum semua warga yang terkena pembebasan lahan setuju mungkin alasan dari harganya yang tidak sesuai.

Terpisah, Lurah Katulampa Tb. Taufik Rahman mengungkapkan, sejauh ini pihaknya belum mengetahui adanya seputar pembebasan lahan warga di wilayahnya maupun terkait sosialisasi pengadaan lahan untuk peningkatan kapasitas Jalan Parung Banteng.

“Sampai sekarang saya tidak tahu.  Rencananya berapa rumah dan harganya saya tidak tahu. Kalau ada datanya saya pasti bisa memberikan keterangan,” singkat Taufik.

Diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah melakukan perjanjian  kerjasama dengan PT. GSA. Perjanjian itu memuat tenatang peningkatan jalan dan pembangunan infrastruktur pengendali terhadap pengaruh pembangunan bukaan jalan tol Jagorawi KM 42,5.

Baca Juga :  WooW . . Kota Bogor Punya Detektif Covid-19
Baca Juga :  Optimalkan Puskesmas Tampung Pasien Covid-19

HARIS ALBASITH | DP

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here