- Advertisement -
Advertising
Beranda NUSANTARA PSBB Bodebek Diperpanjang Hingga 29 September 2020

PSBB Bodebek Diperpanjang Hingga 29 September 2020

Bandung   –  Akibat  penyebaran Covid-19 yang meningkat, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akhirnya memperpanjang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional untuk Kabupaten/Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten/Kota Bekasi (Bodebek). Perpanjangan masa PSBB proporsional ini berlaku mulai 1 September hingga 29 September 2020.

Dalam keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 443/Kep.476-Hukham/2020, dijelaskan bahwa Ridwan Kamil memperpanjang masa PSBB Bodebek, karena penyebaran kasus COVID-19 khususnya di Bodebek, masih meningkat.

“Karena hasil laporan gugus tugas nasional, zona merah nya kan bertambah, paling tidak seperti di Kota Bogor, untuk itu, kita perpanjang PSBB nya hingga 29 September 2020,” ujar Emil (sapaan akrab Ridwan Kamil) di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa 1 September 2020.

Selain menjelaskan masa perpanjangan itu, Emil juga mengapresiasi langkah Pemkot Depok dan Pemkot Bogor, yang melakukan penerapan ‘jam malam’, menurutnya kebijakan tersebut merupakan salah satu upaya dalam menekan angka penularan virus Corona.

“Menurut medianya kan jam malam yah, tapi intinya kan pembatasan kegiatan. Saya kira itu baik kok, walau pun tidak nyaman. Karena di mana ada pergerakan kerumunan, ya ternyata intensitas COVID-nya pasti akan naik, jadi ini harus hati-hati. Tapi polanya adalah perbanyak PSBM atau berskala mikro dan komunitas,” tutur Emil.

Kabag Hukum & HAM Pemkot Bogor Alma Wiranta

Sementara itu, terpisah Kabag Hukum dan HAM Kota Bogor, Alma Wiranta menjelaskan “Kota Bogor menjadi Zona Merah maka kebijakan pembatasan akan diberlakukan kembali dengan aturan sanksi yang tegas, Perwali Nomor 107 mengatur bagi pelanggar tertib kesehatan yang tidak memakai masker di fasilitas umum, melanggar protokol kesehatan di tempat makan, toko, pusat perbelanjaan dan tempat lainnya dengan berkerumun dijatuhi sanksi administratif.”

Tim Pol Bo  l  Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here