- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Optimalkan Puskesmas Tampung Pasien Covid-19

Optimalkan Puskesmas Tampung Pasien Covid-19

Bogor – Penyebaran wabah virus Covid-19 masih terus menghantui wilayah di Indonesia. Tak terkecuali di Bogor, yang hingga saat ini kasus penduduk terkonfirmasi positif Covid-19 seolah tak terbendung dan terus melambung. Bahkan, kemarin (17/01) dua orang tenaga kesehatan (nakes) di Kabupaten Bogor ikut tertular hingga dikabarkan meninggal.

Aktifnya lonjakan pasien Covid-19 berdampak pada ketersediaan bed atau tempat tidur yang menjadi rujukan penanganan pasien terpapar Covid-19 disetiap rumah sakit melebihi kapasitas. Hal itu dibenarkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, Achmad Zaenudin. Dia mengungkapkan, saat ini ruang ICU dan ruang isolasi rumah sakit rujukan di Kabupaten Bogor sudah melebihi kriteria yang sesuai dengan rujukan WHO dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Sebab, kata Dia, WHO hanya memberikan ambang batas keterisian tempat tidur hingga 60 persen. Lalu Kemenkes kriterianya hanya 70 persen keterisian. Namun, lanjut Zaenudin, tempat tidur yang merawat pasien Covid-19 di Kabupaten Bogor kini sudah mencapai 91,3 persen. “Jumlah keterisian kita sudah lebih dari maksimal, sedangkan pasien kategori sedang dan berat memerlukan itu. Intinya masyarakat harus lebih waspada dan tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya, kemarin (17/01).

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto menyoroti hal itu. Dirinya menilai, perihal penanganan Covid-19 serta permasalahan yang mencuat, mesti ada solusi. “Hemat saya, jika memang RS penuh, solusi paling dekat ialah mengoptimalkan Puskesmas. Fasilitasi ruang ICU dan lainnya, terutama di wilayah yang kasusnya tinggi,” katanya saat dikonfirmasi tim Polbo (17/01).

Saat ini, jelas Rudy, tercatat ada 101 Pusat Kesehatan Masyarakat (puskesmas) yang tersebar di 40 Kecamatan di wilayah Bumi Tegar Beriman. Dia menakar, jika sebagian puskesmas itu dapat dioptimalkan dengan baik atau ditambah minimal tiga sampai lima ruang rawat atau ICU, maka akan menambah 150 hingga 300 ruang rawat baru penanganan Covid-19. Artinya, beban masalah kekurangan ruang rawat akan terjawab dengan sendirinya. “Syukur-syukur kita bisa tingkatkan Puskesmas menjadi rumah sakit type D atau type C untuk menunjang kebutuhan kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” bebernya lagi.

Baca Juga :  BPK Menyoroti Kenaikan Utang Pemerintah Rp4.786 triliun

Rudy mengaku, terpaut hal itu sudah dibahas dalam rapat dan menjadi perbincangan hangat. Berbagai opsi pun dikemukakan peserta rapat, mulai menambah ruang ICU, rumah sakit darurat dan memulangkan pasien yang sudah pada tahap optimalisasi penyembuhan.

Baca Juga :  Selamat Jalan Pilot Sriwijaya Air SJ-182

“Saya sampaikan opsi pengoptimalan puskesmas, karena ke depan bisa dipergunakan lagi bagi masyarakat. Sebab itu sudah menjadi aset yang kita fasilitasi dari anggaran sekarang,” tukasnya.

Tim PolBo – Yudha Prananda

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here