- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Sambut AKB Bima Fokuskan Kesehatan dan Ekonomi Bogor

Sambut AKB Bima Fokuskan Kesehatan dan Ekonomi Bogor

Bogor  –   Dinamis nya wabah corona virus (Covid-19), membuat belum adanya kepastian terkait status Kota Bogor. Apakah masih terus akan memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi atau berkemas menuju status Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Berbagai usaha terus dilakukan, baik oleh wali kota Bima Arya selaku Kepala Daerah maupun Wakil Wali Kota Dedie A Rahim yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Gugus Percepatan Penanganan Covid-19.

Pada PSBB transisi, pembatasan kegiatan di sektor ekonomi maupun sosial budaya telah dilonggarkan secara bertahap. Berbagai aktivitas kembali dibuka namun dengan menerapkan protokol kesehatan. Harapannya, wabah di Kota Bogor, akan mengalami penurunan. Namun, pada prinsipnya, bila tidak perlu keluar rumah jangan pergi. Tetap berada di rumah. Seluruh kegiatan beroperasi 50 persen dari kapasitas, dengan tetap memakai masker bila keluar rumah.

Dalam kesempatan konferensi pers yang dilakukan di markas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Jalan Pajajaran Raya, Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin 20 Juli 2020 petang, wali kota Bima Arya menegaskan bahwa, sebenarnya kondisi penyebaran Covid-19 itu, masih statis, kadang menurun, kadang pula ada peningkatan. Tingkat kewaspadaan dan kepedulian warga masih harus terus ditingkatkan.

Namun, disisi lain pihaknya sudah merasa bersyukur bahwa sektor ekonomi di Kota Bogor secara pelan sudah mulai bangkit. Beberapa sektor aktifitas seperti mall, pasar, hotel hingga ojek online sudah mulai bergerak. Hal itu, menjadi indikator bahwa perekonomian masyarakat sudah mulai berjalan dan merangkak naik ke level lumayan. “Memang sektor kesehatan dan ekonomi menjadi fokus bagi kita (Pemkot Bogor, Red). Faktor kesehatan yang menjadi target utama terus digalakkan, bahkan bagi warga yang tidak memakai masker di tempat umum, akan dikenakan sangsi. Disisi ;lain, upaya stimulus sesuai kemampuan keuangan daerah, terus digulirkan bahkan pada tahap bansos kedua ini ada penambahan untuk sekitar 5000 orang lebih.

Selama 3 bulan lebih, kehidupan sehari-hari penuh dengan pemberitaan tentang Covid-19, di TV, radio, media sosial atau media digital, obrolan di rumah, di kantor, dan di telepon juga bicara tentang Covid-19. Berbagai respon dan reaksi ditunjukkan oleh masyarakat, ada yang sedih, cemas, takut, gemas, khawatir, marah-marah, tetapi ada juga yang tenang atau tetap percaya diri.

Baca Juga :  Sulhan Gantikan Rizal Pimpin Kopkar Pakuan Jaya Kota Bogor

Covid-19 berhasil mengubah kebiasaan yang dilakukan sehari-hari baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, di jalan, dan dimanapun. Kita dibuatnya seakan tak berdaya, karena gerak langkah kita dibatasi dengan adanya Covid-19, sehingga membuat kita tidak produktif yang berdampak pada masalah ekonomi keluarga, masyarakat, daerah dan negara. Namun apapun itu, Kota Bogor akan terus mengupayakan agar status PSBB Transisi ini dapat berubah menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Covid-19 memang benar-benar luar biasa. Covid-19 ini adalah penyakit yang disebabkan oleh virus corona, sebuah makhluk sangat kecil berukuran sekitar 125 nanometer namun bisa menyebabkan kematian. Covid-19 ditandai dengan munculnya gejala batuk pilek, flu, demam, gangguan pernapasan, namun ada juga yang tidak nampak/muncul gejalanya, dan dalam kondisi parah bisa menyebabkan gagal napas dan berakhir pada kematian. Penularannya melalui droplets atau percikan batuk atau bersin.

Baca Juga :  Pemkot Optimalkan Pasar Kebon Kembang

Virus ini dapat berpindah secara langsung melalui percikan batuk atau bersin dan napas orang yang terinfeksi yang kemudian terhirup orang sehat. Virus juga dapat menyebar secara tidak langsung melalui benda-benda yang tercemar virus akibat percikan atau sentuhan tangan yang tercemar virus. Virus bisa tertinggal di permukaan benda-benda dan hidup selama beberapa jam hingga beberapa hari, namun cairan disinfektan dapat membunuhnya.

Penyakit ini belum ada obat/vaksinnya dan sudah menjadi pandemi yang menyebabkan banyak kematian di dunia maupun di Indonesia dan sampai saat ini kasusnya masih terus meningkat. Untuk melawan virus hal utama yang perlu kita lakukan adalah melakukan tindakan pencegahan seperti: sering cuci tangan pakai sabun, menerapkan etika batuk/pakai masker, meningkatkan daya tahan tubuh, menjaga jarak dan hindari kerumunan.

 

Tim PolBo  l  Jacky WIjaya

.

 

 

 

 


- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here