- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Selamat Jalan Pilot Sriwijaya Air SJ-182

Selamat Jalan Pilot Sriwijaya Air SJ-182

Cibinong – Setelah semua awak dan penumpang jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 berhasil diidentifikasi, jasad Sang Pilot Captain Afwan akhirnya ditemukan, Jumat (29/01) oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri.

Keesokan hari, Sabtu (30/01), Jenazah Captain Afwan dijemput pihak keluarga dari RS Polri menuju rumah duka di Perumahan Bumi Cibinong Endah, Kabupaten Bogor dengan menggunakan ambulans serta pengawalan petugas kepolisian. Setiba di kediamannya, suasana haru nan pilu mewarnai raut wajah keluarga serta kerabat Captain Afwan yang sudah 10 tahun menetap di Bumi Tegar Beriman itu.

Pesawat yang dibawa Captain Afwan hilang kendali di Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, Sabtu (09/01) meninggalkan kenangan banyak orang, tak terkecuali para pemimpin daerah dan publik figur. Duka mendalam mengiringi prosesi pemakaman sang Captain yang dimakamkan di Taman Makam Bahagia Pondok Rajeg, Cibinong, Kabupaten Bogor.

Selepas Dzuhur, pukul 13.00 WIB jenazah mendiang yang juga merupakan purnawirawan TNI AU tiba di tempat peristirahatan terakhirnya. Tangis keluarga dan sejumlah pelayat pecah saat prosesi pemakaman berlangsung. Proses pemakaman Captain Afwan berlangsung dengan penghormatan terakhir dari para pilot, pramugari dan pramugara dengan diiringi instrumen lagu penghormatan dan dentuman drum serta terompet di sepanjang langkah menuju liang lahat.

Sosok Sang Pilot

Captain Afwan memang dikenal sebagai sosok yang religius. Bahkan kutipan Capten Afwan soal shalat menjadi viral di dunia maya usai pesawat yang dibawanya mengalami kecelakaan. Tak hanya itu, cerita semasa hidup Ayah yang meninggalkan istri dan tiga orang anak itu banyak disampaikan sejumlah kerabat hingga Direktur Utama (Dirut) Sriwijaya Air, Jefferson I Jauena.

Jefferson menyebut, Captain Afwan merupakan pilot kebanggaan yang dimiliki maskapai Sriwijaya Air dan sebagai panutan bagi seluruh kru Sriwijaya Air. “Kesedihan yang mendalam, atas gugurnya salah satu putra terbaik Sriwijaya Air, saudara kita bersama, panutan kita semua, Captain Afwan. Yang merupakan rekan kerja kami yang bertugas sebagai Captain Pilot Sriwijaya Air,” ungkapnya saat penyerahan jenazah Captain Afwan kepada pihak keluarga di rumah duka, Sabtu (30/01).

Baca Juga :  Catatan Tersisa Dari Musda Golkar Kabupaten Bogor

Rasa kehilangan pun dirasakan salah satu sahabat sejak kecil mendiang Captain Afwan bin Zamzami, Hendry Gumay. Dia mengaku, Captain Afwan sempat mengajak bertemu pada Jumat, (08/01) malam atau sehari sebelum sahabatnya pergi untuk selamanya. “Jumat siang dia ngajak semua sahabat-sahabatnya kumpul di rumahnya, cuma yang datang kala itu 2 orang,” kata Hendri yang turut menghadiri kedatangan jenazah sahabatnya.

Hendri menambahkan, sejak bergabung dengan Sriwijaya pada 2014, Captain Afwan memang sering mengajak kumpul para sahabatnya jika sedang bebas tugas. Hal itu dilakukan untuk berbagi cerita dan mendengar keluh kesah atau masalah sahabatnya, sehingga jika mengetahui ada sahabatnya yang tertimpa masalah menurut Hendri ayah tiga anak tidak ragu dan itung-itungan dalam membantu. “Itu yang saya sesalkan, padahal undangan hari jumat itu adalah perkumpulan terakhir bersamanya. Makanya saya tebus hari ini untuk terakhir kalinya berkumpul bersama dia,” jelasnya tersengal.

Baca Juga :  Buruh Liebra Permana Tuntut Manajemen Bayar Pesangon

Sekedar informasi, Captain Afwan merupakan anak keempat dari lima bersaudara, pria kelahiran 1996 atau wafat di usia 55 tahun dengan meninggalkan istri bernama Pipit Rachimawati (35) dan tiga anak perempuan yaitu Syahirah Rosfita (14), Aisyah Humaira (8), dan Syafiah Rahima (6).

Tim PolBo – Yudha Prananda

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here