- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Sering Tak Terserap, Pemkab Bogor Minta Hibah Rp 94.4 Miliar ke DKI...

Sering Tak Terserap, Pemkab Bogor Minta Hibah Rp 94.4 Miliar ke DKI Jakarta

Kondisi Situ di belakang Pendopo Bupati Bogor sangat memprihatinkan. Situ terlihat dangkal, kotor dan dipenuhi lumut | Herry Setiawan

CIBINONG – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak tahun 2013 sampai 2017 memberikan bantuan dana hibah ke daerah penyangga, termasuk Kabupaten Bogor. Kurun waktu lima tahun terakhir, DKI sudah menggelontorkan total duit hibah sebesar Rp 98,7 miliar. Namun, sebagian besar dana hibah ini harus dikembalikan lagi karena tidak terserap. Pemerintah Kabupaten Bogor gagal melaksanakan proyek yang dananya sudah disetujui Pemprov DKI.

Nah, walau berulangkali dana hibah tidak terserap, untuk tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bogor kembali mengajukan permohonan dana hibah sebesar Rp 99,4 miliar ke Pemprov DKI Jakarta. Duit hibah itu rencananya akan dipakai untuk pengadaan lahan sodetan serta menggabungkan Situ Cikaret dan Situ Kabantenan.

“Pemkab Bogor mengajukan kembali permohonan hibah ke Pemprov DKI. Tahun sebelumnya Pemprov sudah menyetujui anggaran hibah untuk pengadaan lahan sodetan dua situ tersebut,” kata Dadang Iskandar, Kepala Bidang Pemerintahan dan Pendanaan Pembangunan, Badan Perencanaan Pembangunan Dearah dan Litbang Kabupaten Bogor, Selasa, 19 Desember 2017.

Menurut Dadang, Pemkab Bogor harus mengembalikan lagi dana hibah ke Pemprov DKI karena proyek gagal dilaksanakan. Proyek pengadaan lahan untuk sodetan Situ Cikaret dan Kabantenan pertama dilakukan pada 2015. Saat itu, DKI sudah menggelontorkan dana hibah Rp 36,5 miliar. “Anggaran itu harus dikembalikan karena tidak terserap,” ujar dia.

Baca Juga : Proyek DAK Lenyap, Dewan Interpelasi Bupati Bogor

Dadang menjelaskan, Dinas Bina Marga dan Pengairan saat itu tidak dapat merealisasikannya karena ada beberapa masalah teknis dan administrasi di luar perkiraan, di antaranya mengenai perizinan, yang ternyata merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Kendala lain yang membuat dana hibah dikembalikan adalah anggaran selalu turun pada akhir tahun. Seperti dana hibah 2017 yang masih proses pencairan. Padahal waktu itu proyek sudah berjalan. Karena tidak cukup waktu, akhirnya lewat tahun dan ada anggaran yang tak terpakai,” jelas Dadang.

Baca Juga :  Budayawan Lintas Generasi Kumpul di Pameran Ragam Pesona Kujang

Adapun terkait pengajuan dana hibah Rp 99.4 miliar untuk tahun 2018, Dadang menceritakan rencananya untuk membiayai 14 kegiatan, salah satunya pembebasan dan pengadaan lahan untuk sodetan penggabungan Situ Cikaret dan Kabantenan.

Berikut ini daftar pemberian dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta untuk Kabupaten Bogor.

  1. Tahun 2013 : Dana hibah yang diajukan Rp 8 miliar dan dipenuhi Rp 8 miliar.
  2. Tahun 2014 : Dana hibah yang diajukan Rp 13 miliar dan dipenuhi Rp 12,3 miliar. Namun dana hibah batal digunakan karena baru turun pada akhir tahun.
  3. Tahun 2015 : Dana hibah yang diajukan Rp 68,3 miliar untuk 11 kegiatan dan disetujui Rp 67,4 miliar.
  4. Tahun 2016 : Dana hibah yang diajukan Rp 58,2 miliar untuk 15 kegiatan, tapi hanya dikucurkan Rp 5,4 miliar.
  5. Tahun 2017 : Dana hibah yang diajukan Rp 93,1 miliar untuk 11 kegiatan, tapi disetujui Rp 5,6 miliar.
  6. Tahun 2018 : Dana hibah yang diajukan Rp 99,4 miliar untuk membiayai 14 kegiatan.
Baca Juga :  HMI MPO : Bupati Yanti Lambat Bersikap

 

ARIE SURBAKTI | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here