- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Setelah Sepekan Ditutup Gedung DPRD Kabupaten Bogor Dibuka Lagi

Setelah Sepekan Ditutup Gedung DPRD Kabupaten Bogor Dibuka Lagi

Bogor  –  Akibat dua staf sekretariat dewan (sekwan) terkonfirmasi positif Covid-19. sehingga gedung DPRD Kabupaten Bogor di Cibinong ditutup selama sepekan, sejak Selasa 11 Agustus 2020 lalu, kini (Rabu 12 Agustus 2020) para staf dan anggota dewan mulai berkantor lagi. Hanya saja, demi menjaga dan memutus rantai penularan Covid-19, sebanyak 55 anggota DPRD Kabupaten Bogor diwajibkan mengikuti swab.

Menurut Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman, semua anggota dewan baru berkantor ketika hasil tes swab tersebut sudah keluar. Adapun pelaksanaan tes swab sengaja dilakukan secara serentak agar tidak ada yang tertular Covid-19.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Usep Supratman

“Kemarin semuanya melakukan tes, dan wajib bagi anggota dewan. Bukan cuma satu kali, ketika ada yang terkena kita tes rapid beberapa kali. Sebelumnya sempat swab di RSUD Cibinong, Karena hasil swab juga kan berlakunya tidak selamanya,” ujar Usep kepada wartawan Rabu 12 Agustus 2020.

Dijelaskan, dua staf sekwan yang positif Covid-19 berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Dia mengklaim, keduanya tertular dari luar, bukan dari rekan kantor. “Tapi ini mereka terkena dari keluarga bukan dari DPRD, maka demi menjaga, seluruh orang yang di DPRD akan diperiksa, cuma tes rapid dulu kalo reaktif baru swab,” ucap politikus PPP itu.

Ditambahkan Asep, langkah pencegahan lainnya adalah seluruh staf yang akan masuk kantor diwajibkan mengikut rapid test. Jika memang menunjukkan hasil reaktif, baru dilakukan tes swab. Adapun jika tak menunjukkan gejala, mereka bisa langsung bekerja seperti biasanya.

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

Baca Juga :  Minim Pos Pemeriksaan Tingkatkan Warga Tercemar Covid-19
- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here