- Advertisement -
Advertising
Beranda NUSANTARA Siapa Wakilnya di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Terserah Partai Koalisi

Siapa Wakilnya di Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Terserah Partai Koalisi

 

Sekjen PPP Arsul Sani bersama Ketua Umum PPP Romahurmuziy, dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berdoa saat memberikan keterangan pers mengenai pengumuman calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, di kantor DPP PPP, Tebet, Jakarta, 24 Oktober 2017 | Tempo

BANDUNG – Bakal calon gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyerahkan sepenuhnya soal siapa wakilnya kepada koalisi partai pendukung. Pembahasan bakal jodoh Wali Kota Bandung di Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat atau Pilkada Jabar 2018 sedang dalam dibahas di level ketua umum Partai NasDem, Hanura, PKB dan PPP.

“Terkait wakil ini posisinya per hari, per jam sedang di bahas. Posisi saya menungu siapa jodoh wakil ini. Siapa tahu dinamikanya mungkin juga ada calon dari Hanura. Saya kurang paham. Saya serahkan betul-betul pada para ketua umum partai koalisi,” kata Kang Emil, panggilan Ridwan Kamil di sela penyerahan Surat Tugas dukungan Partai Hanura untuk pemilihan gubernur Jabar di Bandung, Selasa, 2 Januari 2018.

Emil mengatakan, sudah diminta untuk tidak lagi intens berkomunikasi dengan partai politik lain dengan alasan koalisi yang mendukungnya saat ini sudah cukup. Partai pendukungnya, terakhir bertambah dengan Partai Hanura menyusul Partai Nasdem, PKB, dan PPP.

Baca juga : PDIP Beri Sinyal Dukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018

“Saya kira selama masih mendukung saya lakukan komunikasi tapi tidak terlalu intens. Karena pada dasarnya koalisi sudah cukup ya. Jadi level saya ini posisinya lebih dari cukup, menurut para DPP sudah cukup. Nanti biarkan level DPP ketua umumnya yang mengatur, membangun dan mengurai. Saya kira itu yang paling pas,” kata dia.

Dia mengatakan, soal nama-nama calon wakil pendampingnya diserahkan sepenuhnya pada partai koalisinya. Dia mengelak membeberkan nama calon wakilnya. Posisi wakil itu ada pada forum diskusi komunikasi para ketua umum.

“Posisi saya tidak bisa berspekulasi lagi, tidak ada perjodohan-perjodohan baru, kira-kira begitu. Pertanyaan soal wakil tidak tepat pada saya, pertanyaan itu tepatnya ditujukan pada para ketua umum yang hari ini sedang membahas itu,” ujarnya.

Baca Juga :  200 Ribu PJUTS Akan Terangi Pelosok Desa di 18 Provinsi 

Baca juga : Berguru ke Dedi Mulyadi, Charly Setia Band Disandingkan Ridwan Kamil

Kang Emil menceritakan, saat ini hanya sebatas memberikan pandangan pada bakal calon wakil yang disodorkan partai. “Bukan rekomendasi, artinya memberikan pandangan saja. Kalau dengan A plus minusnya apa, BCDE, selanjutnya karena yang menentukan ketua umum. Saya posisinya menunggu,” kata Emil.

Begitu juga saat ditanya soal PDIP yang membuka peluang baginya. “Kalau komunikasi tetap dijalankan. Tapi sampai hari ini saya tidak punya informasi apa-apa, karena memang tidak ada bahan yang bisa saya sampaikan. Tapi intinya sampai hari H, sampai tanggal 8-10 Januari, bisa saja ada dinamika yang hadir. Tapi Insya Allah kita solid,” kata pria yang akrab disapa Emil tersebut.

Baca Juga :  Joko Purwanto Ajarkan Santri Milenial Gunakan Medsos

Kang Emil mengatakan, soal waktu pendaftaran di Pilgub Jabar 2018 juga diserahkan sepenuhnya pada koalisi sepenuhnya pada dasar. “Takdirnya nanti ada di jam pendaftaran itulah takdir saja. Pendaftaran itu akan diserahkan pada komunikasi forum DPP, bukan saya,” pungkasnya.

 

TEMPO.CO | AS

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here