- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Sorot Program Sami Sade Bupati Bogor, Sosiolog Pedesaan Bilang Begini!

Sorot Program Sami Sade Bupati Bogor, Sosiolog Pedesaan Bilang Begini!

BOGOR – Pasca digulirkannya program bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (Sami Sade) oleh Bupati Bogor Ade Yasin beberapa waktu lalu, menuai perhatian salah satu pakar dari Kampus Institut Pertanian Bogor atau yang dikenal IPB University, Sofyan Sjaf.

Dirinya yang merupakan Sosiolog Pedesaan IPB University itu menyebut, program yang merupakan janji Presiden Joko Widodo pada saat kompanye pencalonan presiden tersebut memang sangat mulia. Terlebih pada saat situasi wabah pandemi Covid-19 saat ini.

Kendati demikian, menurut Sofyan pemerintah mesti mewanti-wanti pada saat pelaksanaanya. Artinya, sikap waspada dalam proses verifikasi dan uji kelayakan disetiap desa yang akan menerima bantuan tersebut mesti disikapi dengan serius.

“Bantuan satu miliar harus tepat target. Belajar dari dana desa dan bansos. Ketiadaan data desa presisi berdampak terhadap bantuan menjadi lost target dan hal tersebut sangat disayangkan,” ungkapnya kepada politikabogor.com, Senin (1/3).

Mantan Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan IPB itu menimbang, program Samisade yang menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk pembangunan infrastruktur desa tersebut, dirasa lebih strategis jika dimanfaatkan kepada konsolidasi ekonomi yang dapat menghasilkan pendapatan. Karena, menurutnya kondisi infrastruktur desa di Kabupaten Bogor sudah cukup baik.

“Tidak semua desa-desa di Kabupaen Bogor membutuhkan ifrastruktur, karena infrastruktur sudah sangat baik, yang dibutuhkan saat ini di desa adalah konsolidasi ekonomi, pengembangan ekonomi lokal berbasis sumber daya desa,” paparnya.

Hal itu, lanjut dia, dapat disikapi melalui pengembangan ekonomi lokal berbasis data desa  presisi. Karena pada dasarnya desa-desa yang ada di Kabupaten Bogor belum memiliki data desa yang presisi. “Jika pun ada, masih sebagian kecil saja. Desa yang sebagian kecil ini adalah desa-desa yang didampingi LPPM IPB University,” kata Sofyan.

Baca Juga :  Panca Karsa Jurus Maut HadIst Menang Pilbup Bogor 2018

Menurutnya, jika Pemkab Bogor serius dan fokus menerapkan pengembangan ekonomi lokal, hal itu berpotensi menjawab kebutuhan pangan di pedesaan melalui sektor pertanian.

“Sektor ini bisa menjawab kebutuhan pangan di pedesaan yang tidak sedikit perputaran uangnya. Di Pedesan Kabupaten Bogor perputaran uang per bulan terkait food consumtion sebesar Rp 3,5 hingga 4 miliar dan ini angka yang luar biasa untuk memulihkan perekonomian di desa, sembari memanfaatkan lahan lahan di Kabupaten Bogor yang belum tergarap optimal,” bebernya.

Dia menambahkan, seluruh point itu hanya dapat dilakukan jika desa-desa memiliki data desa presisi. Tak hanya itu, lanjut dia, pemerintah juga perlu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendampingi desa-desa yang dimaksud.

Baca Juga :  Jompo 68 Tahun dan Satu Kerbau Jadi Tumbal Sungai Cipamingkis

“Kolaborasi itu perlu dalam membangun pedesaan, sayang sekali jika adanya IP dan kampus kampus lain di Kabupaten dan kota Bogor tidak dilibatkan untuk membantu warga desa dalam meningkatkan ekonomi lokalnya,” tandasnya.

Tim PolBo / Yudha Prananda

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here