- Advertisement -
Advertising
Beranda BERITA UTAMA Stimulus Dinaikan BBM TDL BPJS Harus Turun

Stimulus Dinaikan BBM TDL BPJS Harus Turun

Jakarta  –   Tekanan akibat covid-19 membuat ekonomi Indonesia anjlok dan sulit untuk tembus diatas 5 persen. Daya beli masyarakat harus dinaikan sedangkan beban harga bahan bakar minyak (BBM), Tarif Dasar Listrik (TDL) dan BPJS harus diturunkan.

Kondisi dampak akibat covid-19 ini memang membuat sektor ekonomi anjlok ke level paling rendah bahkan dapat lebih buruk dari krisis pada tahun 1998 lalu. Apalagi PHK jilid Dua kemungkinan besar akan  terjadi, sehingga daya beli masyarakat akan semakin memburuk.

 

Bhima Yudhistira Adhinegara – Ekonom INDEV

Dalam kesempatan Ahad 19 Juli 2020 yang diliris media, ekonom Institute for Development of Economics and Finance ( Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara mengatakan tekanan akibat Covid-19 selama 2020 akan membuat ekonomi Indonesia sulit tumbuh untuk menembus angka di atas 5 persen. Tidak menutup kemungkinan kondisi bahkan terjadi hingga 2021. Ekonomi masih alami resesi yang cukup dalam.

Dikatakan Bhima, serapan tenaga kerja yang cukup besar di sektor manufaktur belum menunjukkan adanya tanda-tanda rebound, sehingga hal ini akan berdampak pada gelombang PHK massal jilid 2 pada akhir 2020. Lonjakan kemiskinan akan meningkat tajam jika hal tersebut tidak segera diantisipasi.

Menurutnya, pemerintah harus segera menyelamatkan daya beli masyarakat. Di semua level pelaksana teknis, pemerintah harus memastikan bantuan sosial setidaknya dapat dicairkan hingga 80-90 persen pada kuartal III tahun ini.
“Sementara seluruh upaya untuk menjaga daya beli lainnya harus dilakukan seperti penurunan harga BBM, penurunan tarif dasar listrik (TDL) dan penurunan iuran BPJS Kesehatan disemua kelas juga mendesak untuk segera dilakukan,” tutur Bhima.
Pemerintah juga harus mempersiapkan UMKM sebagai buffer apabila sektor manufaktur melakukan gelombang PHK berikutnya. Dalam setiap krisis baik 1998 dan 2008, recovery ekonomi selalu dimulai dari UMKM.
Negeri ini memiliki 60 juta unit UMKM yang jumlah stimulusnya harus ditambah. Adapun beberapa subsidi yang bisa diberikan yaitu berupa subsidi internet untuk UMKM, subsidi APD protokol kesehatan, hingga pemberian modal kerja.

Baca Juga :  Seperti Ini Ikhtiar Maruarara Sirait untuk Bobotoh Persib di Bogor

Terakhir, pemerintah bisa menggerakkan ekonomi melalui ekonomi digital. Selama masa pandemi masih berlangsung, masyarakat mengandalkan belanja online. Ini pun dapat menjadi tumpuan hidup kelas menengah rentan miskin yang jumlahnya hampir mencapai 115 juta orang.

Baca Juga :  Presiden : Menteri Harus Cek Infeksi Corona

 

Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here