- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Survei Indekstat di Pilkada Bogor 2018, Sentimen Agama Sangat Tinggi

Survei Indekstat di Pilkada Bogor 2018, Sentimen Agama Sangat Tinggi

BOGOR – Gelombang efek Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta bakal dirasakan di Pilkada Bogor tahun 2018. Apalagi para aktivis Aksi Bela Islam 212 terus bergerak, dan yang terbaru adalah menggelar kongres alumni 212 dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tugu Monas, Jakarta.

“Hasil survei yang kami lakukan terkait pemilihan kepala daerah di Kota Bogor , menunjukan sentimen agama masih tergolong tinggi.  Sebanyak 42.1 persen menjawab tidak akan memilih partai yang mengusung Ahok-Djarot di Pilgub DKI Jakarta,” kata Chief of Operational Officer Indekstat, Redy H Gunawan kepada polbo di Gedung Alumni IPB, baru-baru ini.

Untuk itu, menurut Redy, terkait dengan bakal calon wali kota Bogor petahana, Bima Arya Sugiarto harus benar-benar tepat memilih calon wakil-nya di Pilwalkot Bogor 2018. Sebab, walau popularitas dan elektabilitas Bima Arya rangking teratas, tidak menutup kemungkinan bisa disalip kandidat lawan. Apalagi, kalau Bima memilih wakil dari partai non pendukung 212.

“Bima memiliki banyak pilihan untuk calon wakil wali kota yang akan mendampinginya. Ia bisa memilih dari kiri atau kanan, dan juga figur non partai (birokrat). Yang jelas Bima harus selektif, karena figur dan latar belakang  wakil sangat mempengaruhi calon pemilihnya nanti,” imbuh Redy.

Menurut Chief of Operational Officer Indekstat, hasil survei yang menunjukan popularitas dan elektabilitas Bima Arya tak tertandingi oleh bakal calon lain, bukan berarti calon petahana tidak bisa dikalahkan. Kemenangan Bima Arya tergantung koalisi partai pengusung dan figur wakil wali kota yang bakal mendampinginya. “Survei  tinggi bukan jaminan. Malah kemungkinannya akan mudah dikalahkan.”

Adapun terkait partai politik yang memiliki taring di Pilkada 2018, Redy menilai ada tiga parpol yang dapat mewakili spektrum politik, kiri, kanan, dan tengah, yakni PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra.  “Tiga partai ini bisa mewakili aliran pemilih parpol,” Ia menegaskan. “Selain dari itu jangan berharap banyak.”

Baca Juga :  Perdana Menteri Malaysia Dukung Dua Adik Kandung Rachmat Yasin Maju di Pilkada
Baca Juga :  Koalisi Gerindra-PKS di Pilwalkot Bogor 2018, Targetnya Menang!

 

 M.A MURTADHO | AS

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here