- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Target 32 Persen Suara, Edgar-Sefwelly Didukung Inohong Birokrat dan Massa Partai

Target 32 Persen Suara, Edgar-Sefwelly Didukung Inohong Birokrat dan Massa Partai

Calon Wali Kota Bogor Edgar Suratman saat mendatangi korban kebakaran di Kampung Bantar Peuteuy, Kelurahan Tajur, Kota Bogor, Selasa 16 Januari 2018 | M.A Murtadho

BOGOR –  Satu-satunya calon wali kota Bogor dari kalangan birokrat, Tim Pemenangan Edgar Suratman – Sefwelly Gynanjar Djoyodiningrat haqul yaqin memenangkan pertarungan di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bogor 2018. Pasangan ESA (Edgar – Sefwelly Amanah) mematok target meraih 32 persen suara dalam kontestasi demokrasi lima tahunan ini.

Ketua Tim Pemenangan ESA, Cepi Al Hakim mengatakan, salah satu upaya merealisasikan target perolehan suara dengan fokus mengawal dan mengamankan di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Caranya adalah membentuk koordinator pada tiap – tiap kecamatan dan kelurahan.

“Di Kota Bogor ada 68 kelurahan, dan 1.784 TPS, kami akan fokus disana. Jadi akan disiapkan masing – masing dua saksi per TPS, serta dua orang untuk penggalangan massa. Sebab, per TPS rata – rata ada 400 pemilih. Dan yang perlu digaris bawahi, kami tak mau menggunakan politik menyerang calon lain, kita ingin santun,” ujar Cepi kepada wartawan di Kota Bogor, Selasa 16 Januari 2018.

Simak juga : Edgar-Welly Bisa Jadi Pilihan Utama di Pilwalkot Bogor 2018

Menurut Cepi, pihaknya optimis dapat meraup 32 persen dari total suara lantaran dukungan terhadap Edgar – Sefwelly berasal dari semua golongan. Ia menyebutkan banyak grass root parpol mendukung. Bahkan, ada parpol yang menyatakan dukungan secara tertulis, seperti PKPI.

“Tetapi ada juga yang tak tertulis. Ada partai yang secara formal mendukung salah satu calon, tetapi basis massanya mendukung Pak Edgar,” jelas Cepi.

Sejauh ini, Cepi mengaku telah bertemu dengan grass root dari delapan parpol, baik yang memiliki kursi di legislatif dan yang tidak. Kekuatan politik pasangan ESA semakin membumi karena banyak inohong birokrat Kota Bogor, diantaranya dua bekas Wali Kota Bogor, Diani Budiarto dan Iswara Natanegara.

Baca Juga :  Pergerakan di Empat Penjuru Arah Mata Angin Bogor

“Ya, pokoknya warna warni, namanya juga Koalisi Rakyat Bersatu. Apalagi dua mantan walikota Pak Diani dan Pak Iswara sudah memberikan apresiasi dan dukungan,” pungkas dia.

Baca Juga :  Masih Banyak Warga Kota Bogor yang Golput

 

 

ANDINA R.S | AS

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here