- Advertisement -
Advertising
Beranda DALIL Tiga Siswa Terdakwa Tarung Ala Gladiator Divonis Penjara

Tiga Siswa Terdakwa Tarung Ala Gladiator Divonis Penjara

Sidang putusan siswa terdakwa tarung ala gladiator di Pengadilan Negeri Bogor | wiisiinews

BOGOR – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Bogor memvonis tiga terdakwa kasus yang dikenal tarung ala gladiator yang menyebabkan kematian, Hilarius Christian Evant Raharjo (15), siswa SMA Budi Mulia Kota Bogor.

Dua terdakwa, HK (19) dan BV (19) masing-masing dijatuhi vonis dua tahun hukuman penjara dengan rehabilitasi pelatihan kerja 3 bulan. Sedangkan, MS (20) dijatuhi vonis 1,6 tahun hukuman penjara dengan rehabilitas pelatihan kerja 3 bulan.

Sidang dengan agenda pembacaan putusan yang digelar di PN Bogor, Kamis 2 Nopember 2017, dipimpin oleh Hakim Ketua Anna Yuliana dengan Hakim Anggota Efrida Yanti dan Rikatama Budiyantie.

Vonis terdakwa ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut dengan empat tahun hukuman penjara. Untuk ini, JPU berencana akan mengajukan banding atas putusan hakim tersebut.

“JPU menyatakan banding atas putusan hakim karena ini belum memenuhi 2/3 dari tuntunan jaksa. Kami meminta rasa keadilan disini,” kata Tim JPU, Gunawan Wibisono usai sidang.

Hal senada diungkapkan juga penasehat hukum terdakwa BV, YS. Parsiholan. Pihaknya langsung menyatakan banding atas putusan hakim yang telah memvonis kliennya dua tahun hukuman penjara.

“Kami menyatakan langsung banding karena putusan tersebut belum cukup untuk memberikan pertimbangan-pertimbangan sebagaimana fakta-fakta hukum di persidangan,” ujar Parsiholan.

Setelah ini, pihaknya memiliki waktu tujuh hari untuk mengajukan permohonan banding. Menurutnya, perkara ini bingkainya adalah UU 11/2012 tentang Perlindungan Anak, sehingga ada hal-hal yang spesifik harus diikuti semua pihak termasuk putusan hakim.

“Hakim harus mempertimbangkan mengenai hasil kajian penelitian kemasyarakatan dari BAPAS yang menyatakan anak untuk menjalani rehabilitasi di panti sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Maria Agnes, ibu Hilarius yang tidak menerima atas putusan hakim, usai sidang menangis histeris. Ia pun berujar meminta keadilan kepada Presiden Joko Widodo.

Baca Juga :  Puluhan Warga Teplan Mengadu ke LBH keadilan Bogor Raya

Seperti diberitakan, aksi duel pelajar ala gladiator antara SMA Budi Mulya dengan SMA Mardi Yuana terjadi di Taman Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Bogor Utara, Kota Bogor, pada 29 Januari 2016. Peristiwa itu menyebabkan kematian Hilarius.

Baca Juga :  PAN Galang Koalisi Gemuk, Siapakah Pendamping Bima Arya?

 

HARIS ALBASITH | AS

 

(baca juga : www.wiisiinews.com)

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here