- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Tiga Tahun Menjabat, Nurhayanti Dinilai Gagal Pimpin Tegar Beriman

Tiga Tahun Menjabat, Nurhayanti Dinilai Gagal Pimpin Tegar Beriman

Politikabogor.com – Tiga tahun menjabat Bupati Bogor, Nurhayanti dinilai gagal menjalankan program pembangunan. Alih-alih hendak menggebrak dengan program kabupaten termaju, yang muncul malahan persoalan dimana-mana.

Mulai dari persoalan jalan rusak yang berujung munculnya gugatan masyarakat ke pengadilan, konflik internal pejabat Pemkab sampai masalah berbelit-belitnya pelayanan publik.

“Kita lihat Nurhayanti telah gagal menjalankan roda pemerintahan. Indikatornya jelas terlihat kok, contoh maraknya sarana infrastruktur yang rusak bertahun-tahun, mangkraknya beberapa proyek jalan dan bangunan. Ditambah lagi, saat ini muncul banyak keluhan pelayanan publik yang kurang profesional dan cenderung berbelit-belit,” papar Koordinator Aksi Serikat Mahasiswa dan Pemuda Bogor (SPMB) Furqon Ahmad Huda saat ditemui di Gedung DPRD Kab Bogor, Cibinong, Selasa (22/8/17). 

Karenanya, Furqon mendesak Nurhayanti untuk segera memperbaiki kinerjanya sekaligus jajaran Pemkab Bogor.

“Kalau tidak mampu mengevaluasi kinerja dan kemudian memperbaikinya, lebih baik Nurhayanti mundur dan menyerahkan jabatannya kepada Gubernur Jabar. Kondisi di Kabupaten Bogor sekarang ini sangat memprihatinkan,” imbuhnya. 

Furqon menambahkan, bentuk kegagalan lainnya ialah program kabupaten termaju yang kini redup gaungnya akibat ketidakmampuan Bupati Nurhayanti menggerakkan jajarannya dalam upaya merealisasikan 25 penciri Kabupaten Termaju.

“Bupati tidak peduli Bogor maju atau tidak, yang dia pikirkan cuma bagaimana mendapat penghargaan dari instansi swasta maupun pemerintah,” imbuhnya.

Lebih jauh Furqon mengatakan, Nurhayanti tidak memiliki visi sebagai kepala daerah yang berkeinginan menjadikan daerahnya lebih maju dan warganya sejahtera.

Furqon juga menyebut Bupati Yanti jarang turun mengunjungi warganya, bahkan setiap terjadi bencana, Nurhayanti juga jarang datang ke lokasi melihat kondisi warganya yang terkena musibah.

“Kita pertanyakan sekarang, mana data riil 25 penciri untuk kabupaten termaju, tak pernah diekspose. Banyak kinerja dinas dan badan yang jelek tapi bupati tak hiraukan. Malah terus dipertahankan. Contoh Dinas PUPR, DPKPP, DPMPSTP dan Bapeda, jelas kinerjanya buruk tapi tidak ada punishment dari Bupati. Banyak catatan soal kepemimpinan Bupati yang tidak optimal,” ujar Furqon.

Baca Juga :  Kisah Mistis Penampakan Harimau Putih, Ular Hitam dan Tapak Kaki di Seputaran Istana Batu Tulis

Oleh karena itu, SPMB menyatakan keprihatinannya atas krisis kepemimpinan di Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  PKB Targetkan Tambah Kursi Di Dewan

“Kami sedih melihat kondisi Kabupaten Bogor yang carut marut dengan banyak persoalan. Kita bahkan melihat saat terjadi krisis kepemimpinan akibat lemahnya kinerja Bupati Nurhayanti. Sayang sekali Nurhayanti tidak memanfaatkan kekuasaan secara tepat dan efektif,” imbuhnya.

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here