- Advertisement -
Advertising
Beranda PANGGUNG Ulama se-Bogor Dukung Zaenul Mutaqin Jadi Wali Kota

Ulama se-Bogor Dukung Zaenul Mutaqin Jadi Wali Kota

Ailm ulama se Kota Bogor mendeklarasikan dukungan kepada balon Wali Kota Bogor dari PPP, Zaenul Mutaqin | wiisiinews

BOGOR – Kekuatan politik bakal calon wali kota Bogor dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Zaenul Mutaqin makin tumbuh. Adik kandung bekas Bupati Bogor Rachmat Yasin ini mendapat sokongan kyai dan ulama se-Kota Bogor untuk maju di pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bogor tahun 2018 nanti. Ketua DPC PPP Kota Bogor ini bisa menjadi rival bakal calon petahana, Bima Arya Sugiarto.

Sejumlah kyai dan ulama terkemuka yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat Ahlusunnah Wal Jama’ah (Gema Aswaja) di Kota Bogor mendeklarasikan dukungan pencalonan Zaenul Mutaqin (ZM) di Pilwalkot Bogor 2018, dan sekaligus menyatakan lima maklumat Gema Aswaja. Deklarasi dan pembacaan maklumat dilakukan di Pondok Pesantren Arriyadhoh, Cimanggu Pabuaran, Kecamatan Tanah Sareal, Ahad lalu, 29 Oktober 2017.

Acara dihadiri para kyai dan ulama se-Kota Bogor, diantaranya, KH Taufik Khudori, KH Jejen Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Bogor Timur, KH Gufron Kelurahan Tajur Bogor Timur, Kyai Ridwan Towir pimpinan Pondok Pesantren Arriyadhoh kiai Ridwan Towir, Ust Dedi dari Kelurahan Cipaku Bogor Selatan dan Ust Syamsudin dari Kelurahan Mulyaharja Bogor Selatan.

Selain itu, tampk hadir Ust Tono dari Kelurahan Gudang Bogor Tengah, Ust Kodir Bogor Tengah, Ust Nunu Pancasan Bogor Barat, Ust H sofyan  Sindang Barang Bogor Barat, Ust H Wahyu M Bantarjati Bogor Utara, Ust H Yusuf Kedung Halang Bogor Utara, Ust H Ridwan Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal, Ust Abd Aziz Bogor Tanah Sareal, dan Ust Asep Curug Bogor Barat.

Berikut isi Lima Maklumat Gema Aswaja yang dibacakan para kyai dan ulama. Pertama, gerakan perubahan untuk Kota Bogor, saatnya dari kaum santri tampil memimpin perjuangan membangun Kota Bogor yang Aman, Nyaman, dan Beriman. Kedua, mendukung saudara Zaenul Mutaqin untuk menjadi Walikota Bogor 2018-2023.

Ketiga, menyerukan kepada warga Ahlussunah Wal jamaah khususnya dan masyarakat Kota Bogor untuk Mengawal dan memenangkan Zaenul Mutaqin menjadi Walikota Bogor. Keempat, tetap teguh dan menjaga harmoni Kota Bogor dalam bingkai Negara kesatuan Republik Indonesia, Pancasila dan UUD 1945.

Baca Juga :  Calon Independen Pilwalkot Bogor 2018, Edgar-Sefwelly Tancap Gas

Kelima, laksankanlah maklumat sebagaimana tersebut di atas dengan penuh keyakinan, Usahakan Perjuangan dengan sungguh-sungguh agar sampai pada tujuan yang di Cita-Citakan menuju masyarakat Adil dan Makmur yang di Ridhai Allah SWT.

KH Taufik Khudori mengatakan, agar seseorang layak menjadi pemimpin. Pertama, memiliki aqidah yang benar (aqidah salimah), Fondasi aqidah Islam memuat di antaranya, rukun Islam, rukun Iman, ihsan dan peristiwa hari akhir. Qodho /qodhar Allah SWT, Dan Bermadzhab Ahlusunnah wal Jama’ah (ASWAJA). Kriteria kedua, yakni memiliki ilmu pengetahuan dan wawasan yang luas (ilmun wasi`un).

“Ketiga, memiliki akhlak yang mulia (akhlaqul karimah). Dan keempat, memiliki kecakapan manajerial dan administratif dalam mengatur urusan-urusan duniawi kepemerintahan,” imbuh KH. Taufik Khudori.

Berdasarkan kriteria-krieria tersebut diatas, dalam konteks kontestasi Pemilihan kepala daerah Kota Bogor tahun 2018, setelah mempertimbangkan sosok muda santri visioner Zaenul Mutaqien (ZM), yang lahir dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU), dalam kiprahnya pernah memimpin Gerakan pemuda Ansor Kota Bogor, menjadi Anggota DPRD Kota Bogor sejak tahun 2009 dengan mendapatkan suara terbanyak se-Kota Bogor , ketua DPC PPP Kota Bogor, patuh kepada kiyai dan Ulama.  dan memegang teguh akidah Islam, Ahlu sunnah wal jamaah serta menjunjung nilai-nilai pancasila dalam harmoni kebhinekaan.

Baca Juga :  Pendamping Maman Daning antara Wasto PKS dan Iwan Gerindra

“Maka kami memberikan dukungan sepenuhnya kepada Zaenul Mutaqin untuk maju di Pilwalkot Bogor,” katanya.

KH Taufik Khudori menambahkan, setelah memperhatikan nasihat para kiyai dan ulama bahwa harus ada gerakan perubahan untuk memimpin Kota Bogor, dan sudah saatnya dari kalangan santri yang nasionalis untuk maju memimpin kota Bogor.

“Harapan dari para ulama dan kyai, semoga Zaenul Mutaqin bersedia didukung oleh ulama maju di Pilwalkot Bogor tahun 2018 nanti,” harapnya.

 

WIISIINEWS | AS

 

(baca juga : www.wiisiinews.com)

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here