- Advertisement -
Advertising
Beranda ROMANSA Untuk Kota Bogor Lebih Baik, Unsur Empat Pilar Negara Lakukan Hal Ini...

Untuk Kota Bogor Lebih Baik, Unsur Empat Pilar Negara Lakukan Hal Ini di Sebuah Warung

SUASANA hangat penuh keakraban terlihat dalam diskusi ringan antara Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Anggota DPR RI Maruarar Sirait, Kapolresta Bogor, Kombes Pol Hendri Fiuser dan Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Surbakti di Warung Hot Plate, Jalan Kesehatan Kota Bogor, Jum’at malam pekan lalu.

Diskusi satu meja yang melibatkan unsur Empat Pilar Negara pilar itu berlangsung santai. Topik pembahasan pun mengalir dari mulai persoalan transportasi, budaya, keragaman hingga bermuara pada Pembanguna Kota Bogor.

Para pemimpin muda dari masing-masing pilar negara itu berkomitmen mengawal Kota Bogor yang lebih baik, cantik, indah, nyaman, tentram dan membahagiakan rakyatnya. Momentum politik tahun ini pun menjadi bagian dari diskusi sederhana, yang berlangsung hingga tengah malam tersebut.

“Bahkan saat debat Capres-Cawapres saya dengan Kapolres nonton juga. Bahwa hal itu menunjukan dengan beda-beda itu tidak masalah,”ungkap Bima Arya.

Bima yang politikus Partai Amanat Nasional ini mengapresiasi kedewasaan seluruh warga yang tetap menjaga kesejukan di Kota Bogor. Hingga harti H pemilihan, 17 April 2019 nanti, Wali Kota dengan dukungan semua unsur yang ada, menjamin Kota Bogor tetap kondusif.

“Dan ini harus di rayakan.  Dan kita nikmati pesta demokrasi. Kita pun pantau terus tiap hari,”ujarnya.

Sementara itu, Kombes Hendri Fiuser yang baru menduduki kursi jabatan Kapolresta Bogor sejak dua pekan lalu mengajak semua lapisan masyarakat untuk menjaga kesejukan jelang Pemilu. Perbedaan pilihan politik dinilai sebagai anuigerah dan bukan sebagai alasan terjadi perpecahan. “Bogor itu indah, udaranya juga tidak panas. Jadi kondusifitas pun harus terjaga,”imbuhnya.

Selain Pemilu, Kapolresta juga menyampaikan, akan berkonsentrasi terhadap persoalan lalulintas di Kota Bogor. Hal tersebut untuk membantu mempercepat dan mewujudkan program pemerintah daerah dalam penataan transportasi di Kota Bogor. Salah satu kunci masalah kemacetan dan pencegahan masalah di jalanan adalah kedisiplinan masyarakat.

“Dalam waktu dekat ini kami akan melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah. Namanya Police Go To School. Proses sosialisasi ini merupakan program milenial konsepting kaitan dengan keselamatan berlalulintas bagi kaula muda milenia,”terangnya.

Pentingnya disampaikan berlalulintas yang baik, sambung dia, lantaran tingkat kecelakaan di Indonesia masih tinggi dapam pandangan PBB. Dari jumlah korban kecelakaan lalulintas (Lalin), angka korban yang muncul mulai dari usia 17 tahun sampai 40 tahun.

Baca Juga :  Ini Tempat Nongkrong Cewek Cabe-cabean di Cibinong (Bagian-1)

“Tiap 1 tahun orang meninggal dunia akibat kecelakaan berjumlah sekitar 29 ribu. bisa dibayangkan, jika angka pelanggaran masih meningkat, korban kecalakaan semakin banyak. Efek domino sangat besar. Korban paling banyak dikelompok milenial,”bebernya.

Untuk itu, tambahnya, akan dilakukan upaya antisipasi untuk menekan angka korban berlalulintas dengan bersosialisasi kepada masyarakat. Bahkan target sosialisi itu akan menyentuh lembaga pendidikan, komunitas-komunitas yang ada di Kota Bogor.

“Sebab ini masul dalam rencana program jangka panjang pemerintah. Sehingga targetnya 2035 sudah louncing. Salah satunya apa, yaitu menggarap kelompok-kelompok untuk tertib lantas, pilarnya adalah bagaimana berkendaraan utk keselamatan yang akan kita canangkan nanti,”tukasnya.

Adapun Maruarar Sirait mengaku sangat senang melihat Kota Bogor kondusif apalagi disaat perayaan natal, terlihat saat hari natal dan hingga puncak acara natal hari ini. Wali Kota Bogor Bima Arya bisa menenangkan dan bisa menerima semua.

Baca Juga :  Bima Arya dan Edgar Hadiri Tahlil di PWI Kota Bogor

“Saya apresiasi, wali kotanya bisa menjaga kondusifitas dibantu rekan-rekan media. Jadinya semua berjalan lancar, saya juga saat natal kunjungan dengan pak Bima Arya ke katedral. Saat itu kondusif,” ungkap pria yang akrab disapa Ara.

Ara melanjutkan, dirinya sepakat dengan adanya kata-kata Wali Kota Bogor Bima Arya yaitu ‘Perbedaan adalah keniscayaan, tapi persamaan harus kita perjuangkabn bersama-sama’.

“Saya setuju dan sepakat perbedaan itu niscaya, tapi persamaan dibuat oleh bersama. Jadi mau dibawa kondusif atau tidak tergantung kitanya. Tapi pak wali ini bagus bisa membuat Kota Bogor kondusif,” pungkasnya.

Sedangkan Ketua PWI Kota Bogor, Arihta Utama Surbakti atau biasa dipanggil Arie mengatakan, sejumlah persoalan yang belum terselesaikan di Kota Bogor dapat diatasi dengan sinergitas semua stakeholder dan dukungan masyarakat. Soal kemacetan, lanjutnya, kuncinya adalah membangun kedisiplinan masyarakat dalam berlalulintas. Salah satu penyakit bidang transportasi adalah angkutan kota.

“Penataan ulang moda transportasi massal harus dipercepat. Penegakan disiplin berkendara harus terus disosialisasikan, terutama kepada awak angkot. Mereka suka mengabaikan rambu-rambu lalulintas, contoh di seputaran Terminal Bubulak,” katanya.

 

HARIAN SEDERHANA | AS

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here