- Advertisement -
Advertising
Beranda RANAH Waduuh . . BIN Turun Tangan Ke Bogor

Waduuh . . BIN Turun Tangan Ke Bogor

Bogor  –  Akibat merebaknya angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bogor yang masih tinggi, sehingga masih zona merah, membuat Tim Badan Intelijen Negara (BIN) akan terjun langsung turun tangan, memberantasnya.

Diketahui, berdasarkan peta sebaran kasus merebaknya Covid-19 di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor yang zona merah, karena dari 40 kecamatan hanya tersisa tujuh kecamatan yang berstatus zona oranye.

Menurut data, ketujuh kecamatan yang masih zona oranye tersebut yakni Kecamatan Cigudeg, Kecamatan Nanggung, Kecamatan Sukajaya, Kecamatan Leuwisadeng, Kecamatan Sukamakmur, Kecamatan Tanjung Sari, dan Kecamatan Cariu.

Sedangkan, di 33 kecamatan lainnya, terdapat pasien terkonfirmasi positif Covid-19, dengan total 600 orang konfirmasi aktif pada Minggu 4 Oktober 2020.

Akibatnya, seperti diungkapkan Juru Bicara Tim Velox BIN, Abdul Razzaq, maka Tim Velox Badan Intelijen Negara (BIN) akan bergerak langsung ke wilayah-wilayah zona merah, penyangga Ibu Kota termasuk wilayah Bogor.

Kegiatan yang akan dilakukan tim bentukan BIN ini, adalah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi terhadap masyarakat, termasuk melakukan dekontaminasi difasilitas umum seperti sekolah dan masjid.

“Ya, kegiatan utama Tim Velox BIN ke wilayah-wilayah zona merah untuk menyebarluaskan informasi kepada masyarakat tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru, dan menekankan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak, dan tidak berkerumun,” ungkap Razzaq.

Dilanjutkannya, “Jabodetabek sudah masuk zona merah, jadi kita mulai masuk ke  wilayah penyangga,” lanjut Razzaq yang memberikan keterangannya di Universitas Djuanda, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin 5 Oktober 2020.

Menurutnya, kegiatan edukasi dan sosialisasi di wilayah Bogor ini baru pertama kali dilakukan oleh tim Velox Bin.

Masyarakat Bogor dinilai masih jarang menggunakan masker dan kurang mendapat informasi tentang penerapan adaptasi kebiasaan baru. Untuk itu, BIN berharap melalui kegiatan tersebut masyarakat bisa sadar sehingga dapat mencegah penyebaran Covid-19. “Kami bertugas mencegah penyebaran Covid itu,” ungkap Razzaq menutup keterangannya.

Baca Juga :  Warga Bantaran Ciliwung Waspadai Banjir

 

 Tim PolBo  l  Jacky Wijaya

 

 

- Advertisement -

Stay Connected

16,985FansSuka
2,458PengikutMengikuti
61,453PelangganBerlangganan

Must Read

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Related News

Pemkot Ambil Paksa Pengelolaan Pasar Induk TU

Bogor  -  Geram terhadap pengelolaan pasar induk Teknik Umum (TU) di Kelurahan Cibadak, Tanah Sareal, yang masih belum juga diserahkan pihak PT Galvindo, membuat...

Presiden Tinjau Langsung Vaksinasi Di Kota Bogor

Bogor -    Presiden RI, Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya Jumát (19/3) kemaren melakukan peninjauan langsung proses vaksinasi Covid-19 masal bagi pelayan publik dan lansia...

Neraca Keuangan Indocement Kuat Tanpa Hutang Bank

Jakarta  -  Indocement sebagai salah satu produsen semen terbesar di Indonesia, dengan karyawan sekitar 5.000 orang  di 13 pabrik berkapasitas produksi tahunan sebesar 24,9...

Tingkat Kesembuhan Pasien Covid-19 Di Bogor 91 Persen

Bogor – Ditengarai dengan sudah dilaksanakannya vaksinasi, maka jumlah pasien COVID-19 di Kota Bogor, yang dinyatakan sembuh secara keseluruhan hingga Minggu ini mencapai 11.796...

DPRD : Perubahan APBD Harus Lebih Terarah

Cibinong -   Guna mencegah ketidak-jelasan arah dalam menyusun perubahan parsial pada APBD 2021, dewan mengingatkan agar pemerintah kabupaten (Pemkab) Bogor dibawah kepemimpinan Ade Yasin,...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here